Advertisement
Indonesia Positif

UNIPMA Genjot Akselerasi Jurnal Tembus Indeksasi Bereputasi

UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) mendorong akselerasi peningkatan kualitas jurnal ilmiah melalui Workshop

TIMES Indonesia,
UNIPMA Genjot Akselerasi Jurnal Tembus Indeksasi Bereputasi
Wakil Rektor 1 UNIPMA, Prof. Marheny Lukitasari menyampaikan sambutan (Foto: Humas UNIPMA for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MADIUN UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) mendorong akselerasi peningkatan kualitas jurnal ilmiah melalui Workshop Pengelolaan Jurnal bertajuk Penguatan dan Akselerasi Pengelolaan Jurnal Menuju Indeksasi Bereputasi yang digelar di Ruang Pertemuan Laboratorium Terpadu, Selasa (28/4/2026).

 Kegiatan ini menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat tata kelola jurnal sekaligus menargetkan indeksasi bereputasi seperti SINTA 1 dan Scopus.

Advertisement

Rektor UNIPMA Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd. secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan jurnal yang profesional, adaptif, dan berorientasi global. “Pengelolaan jurnal tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut kualitas substansi artikel dan jejaring kolaborasi ilmiah yang kuat. Ini menjadi kunci untuk mencapai indeksasi bereputasi,” ujarnya.

unipma - 1

Pihaknya juga mendorong seluruh pengelola jurnal di lingkungan UNIPMA Madiun untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar mutu publikasi. Menurutnya, keberhasilan jurnal menembus indeksasi nasional maupun internasional akan berdampak langsung pada reputasi akademik institusi.

Penguatan arah strategis turut disampaikan Wakil Rektor 1 UNIPMA Madiun, Prof. Marheny Lukitasari. Ia menegaskan bahwa akselerasi jurnal ilmiah merupakan bagian integral dari penguatan budaya akademik di kampus. “Akselerasi jurnal bukan hanya tanggung jawab LPPM, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika dalam mendukung kinerja penelitian dan publikasi,”ujarnya.

Pada sesi inti, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIPMA Madiun memaparkan program kerja pengelolaan jurnal secara komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup target peningkatan peringkat SINTA, strategi menuju indeksasi internasional, hingga rencana kerja jangka pendek dan menengah yang terukur. Paparan ini memberikan panduan konkret bagi para pengelola jurnal dalam meningkatkan kualitas dan daya saing publikasi ilmiah.

Advertisement

unipma - 2

Workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Relawan Jurnal Indonesia, Andista Candra Yusro, M.Pd. yang memberikan pemaparan mengenai strategi peningkatan kualitas jurnal agar mampu bersaing di tingkat nasional dan global. Ia menyoroti pentingnya konsistensi dalam tata kelola, kualitas review, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan jurnal. “Jurnal yang ingin naik peringkat harus memiliki manajemen yang rapi, artikel yang berkualitas, dan visibilitas yang kuat di komunitas ilmiah,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Rektor UNIPMA Madiun turut memberikan penghargaan kepada pengelola jurnal yang berhasil meningkatkan peringkat, khususnya yang mencapai SINTA 1 dan menembus indeksasi Scopus. Langkah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengelola jurnal lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi.

Melalui kegiatan ini, UNIPMA Madiun menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas jurnal ilmiah secara berkelanjutan. Upaya tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat reputasi akademik di tingkat nasional, tetapi juga membuka peluang pengakuan di kancah internasional. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisSuciati (CR-219) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia