TMMD 128 Probolinggo Dongkrak Ekonomi Warga Desa Brabe, Warung dan Toko Lokal Ramai Pembeli
TMMD 128 Probolinggo di Desa Brabe tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan omzet warung, toko kelontong, dan usaha warga setempat.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PROBOLINGGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dijalankan Kodim 0820/Probolinggo tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat Desa Brabe, Kecamatan Maron, Rabu (29/4/2026).
Sejak pelaksanaan TMMD 128 Probolinggo dimulai, warung dan toko kelontong di Dusun Klagin mengalami peningkatan aktivitas pembelian. Kehadiran anggota Satgas TMMD yang tinggal sementara di rumah warga, ditambah pekerja yang terlibat setiap hari, mendorong naiknya kebutuhan konsumsi harian.
Para pelaku usaha setempat mengaku omzet penjualan meningkat signifikan, bahkan mendekati dua kali lipat dibanding hari biasa. Produk seperti air mineral, kopi, mi instan, rokok, hingga makanan siap saji menjadi barang yang paling banyak dicari.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, sejumlah pedagang menambah stok barang hingga dua kali dalam sehari.
Tidak hanya sektor konsumsi harian, toko material bangunan lokal juga ikut merasakan dampak positif. Kebutuhan tambahan bahan bangunan untuk mendukung sasaran fisik TMMD 128 Probolinggo turut meningkatkan transaksi usaha di sekitar desa.
Kondisi tersebut membuat perputaran ekonomi masyarakat menjadi lebih cepat dan memberi manfaat langsung bagi warga lokal.
Anggota Satgas TMMD ke-128, Serma Edi, mengatakan peningkatan ekonomi warga merupakan salah satu dampak positif yang diharapkan dari program tersebut.
“Sejak TMMD ke-128 jalan, warung-warung di Brabe jadi ramai. Anggota Satgas dan warga yang kerja bakti pasti butuh makan, minum, dan keperluan lain. Uangnya berputar di desa, jadi warga lokal ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik seperti jalan dan rumah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. Kebutuhan program pun sebisa mungkin dipenuhi dari sumber lokal agar manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh warga.
Para pelaku usaha berharap peningkatan ekonomi tersebut dapat terus berlanjut meski TMMD selesai. Mereka optimistis pembangunan infrastruktur yang dilakukan akan membuka akses lebih luas dan menarik aktivitas ekonomi baru ke Desa Brabe.
Melalui TMMD 128 Probolinggo, pembangunan desa tidak hanya menghadirkan perubahan fisik, tetapi juga menciptakan efek berganda berupa penguatan ekonomi masyarakat setempat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


