Juara Nasional Microteaching, Mahasiswa STKIP Pacitan Bongkar Kunci Suksesnya
Prestasi tersebut diharapkan bisa memacu semangat mahasiswa lain untuk terus berkembang di bidang masing-masing.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PACITAN – Kabar membanggakan datang dari kampus STKIP PGRI Pacitan. Mahasiswi Program Studi PGSD, Naila Salsabila, berhasil menyabet juara 1 lomba microteaching tingkat nasional yang digelar HMPS PGMI Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kudus beberapa waktu lalu.
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan biasa. Di baliknya, ada proses panjang yang ia jalani, mulai dari menyusun perencanaan pembelajaran hingga mengasah kemampuan berbicara di depan publik.
Kompetisi sendiri digelar secara daring, dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
“Alhamdulillah saya kemarin dapat juara 1 lomba microteaching tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PGMI UIN Sunan Kudus dalam rangka dies natalis prodi yang ke-13,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Naila mengaku, kunci utamanya bukan hanya pada materi yang disampaikan, tetapi bagaimana ia mampu menguasai rencana pembelajaran yang sudah disusun.
Baginya, kesesuaian antara konsep dan praktik saat tampil menjadi poin penting dalam penilaian.

“Dari saya pribadi triknya bisa menguasai rpm yang dibuat kak, jadi ketika melaksanakan microteaching kegiatan yang diajarkan sudah sesuai RPM yang dibuat,” katanya.
Tak berhenti di situ, ia juga menekankan pentingnya kemampuan public speaking. Menurutnya, penyampaian materi akan jauh lebih mudah dipahami jika dikemas dengan komunikasi yang baik dan percaya diri.
“Dalam hal ini kemampuan public speaking memang sangat dibutuhkan sekali untuk menunjang kemudahan dalam menjelaskan materi yang dibawakan,” lanjutnya.
Menyesuaikan dengan tema lomba yang berbasis digital, Naila juga aktif mencari referensi tambahan.
Ia mengaku banyak melakukan pencarian media pembelajaran yang relevan agar tampil lebih kreatif dan tidak monoton.
“Selain itu saya juga berusaha cari browsing terkait media pembelajaran yang relevan dengan materi. karna tema lombanya harus berbasis digital jadi harus kreatif juga mencari yang terbaru dan bagus,” ungkapnya.
Lewat capaian ini, Naila berharap pengalamannya bisa menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain. Ia percaya, peluang berprestasi terbuka lebar bagi siapa saja yang mau berusaha.
“Melalui pengalaman ini, saya berharap dapat menjadi penyemangat bagi teman-teman mahasiswa lainnya. bahwa pada dasarnya, kita semua memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berprestasi,” tuturnya.
Apresiasi Pihak Kampus
Sementara itu, Wakil Ketua III STKIP PGRI Pacitan, Dr. Sri Pamungkas, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah Yang Maha Kuasa. Mahasiswa kami mampu berbicara dan menyabet juara microteaching tingkat nasional. Alhamdulillah capaian tahun lalu kembali terukir. Apresiasi kami sampaikan kepada mahasiswa kami Naila Salsabila, dosen pembimbing, kaprodi, dan seluruh civitas akademika atas dukungan luar biasa dalam setiap proses,” ujarnya.
Ia menegaskan, kampus terus mendorong berbagai aktivitas positif mahasiswa sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri.
“Kami sangat mendukung segala bentuk kegiatan positif. Ini menjadi salah satu ikhtiar agar mahasiswa memiliki ruang untuk mengeksplorasi passion yang telah dianugerahkan. Capaian ini membuktikan bahwa dari kampus lokal kita mampu berbicara, menunjukkan kapasitas dan kualitas,” lanjutnya.
Sri Pamungkas berharap, prestasi tersebut bisa memicu semangat mahasiswa lain untuk terus berkembang di bidang masing-masing.
“Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengasah kemampuan di bidang masing-masing. Kami juga berharap STKIP semakin mendapatkan kepercayaan luas dari masyarakat,” paparnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


