Advertisement
Indonesia Positif

Musholla Baiturrohim TMMD 128 Capai 50 Persen, Warga Ledok Bangun Ruang Ibadah Bersama

TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo mempercepat pembangunan Musholla Baiturrohim di Dusun Ledok sebagai pusat ibadah, mengaji, dan kebersamaan warga.

TIMES Indonesia,
Musholla Baiturrohim TMMD 128 Capai 50 Persen, Warga Ledok Bangun Ruang Ibadah Bersama
Progres pembangunan Musholla Baiturrohim. (FOTO: TMMD 128 Probolinggo)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PROBOLINGGO Di Dusun Ledok RT 17 RW 07, Desa Brabe, pembangunan sebuah musholla sedang menjadi simbol lebih besar dari sekadar proyek fisik. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo menghadirkan Musholla Baiturrohim sebagai jawaban atas kebutuhan ibadah sekaligus ruang sosial masyarakat.

Jumat (1/5/2026), progres pembangunan musholla tersebut telah mencapai 50 persen. Struktur utama bangunan mulai terbentuk, menggantikan tempat ibadah lama yang sebelumnya berdinding kayu lapuk dan kurang memadai.

Advertisement

Kondisi lama membuat aktivitas ibadah warga, termasuk pembelajaran mengaji anak-anak, berlangsung dalam keterbatasan. Saat hujan turun, kebocoran bangunan sering mengganggu kenyamanan.

Kini, perubahan mulai terlihat nyata. Pondasi kokoh, dinding bata, dan rangka atap menjadi fondasi baru bagi fasilitas yang diharapkan menjadi pusat kehidupan spiritual warga.

Kopda Kristanto menyebut pembangunan musholla sebagai salah satu prioritas tambahan TMMD karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Warga sangat menantikan musholla ini. Bukan hanya untuk salat, tapi juga kegiatan keagamaan anak-anak dan warga,” katanya.

Hal ini menegaskan bahwa pembangunan fasilitas ibadah di desa memiliki fungsi multidimensi. Selain mendukung aktivitas religius, musholla juga berpotensi menjadi pusat pendidikan informal dan penguatan kohesi sosial.

Advertisement

Keterlibatan warga dalam proses pembangunan menjadi kekuatan utama. Gotong royong berlangsung setiap hari, mencerminkan tingginya rasa memiliki masyarakat terhadap proyek tersebut.

Model pembangunan seperti ini menunjukkan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya terletak pada hasil akhir bangunan, tetapi juga proses sosial yang menyertainya.

Kepala Dusun Ledok menilai musholla baru akan menjadi pusat pembinaan mental spiritual sekaligus mempererat hubungan antarwarga. Perspektif ini penting, terutama di tengah perubahan sosial pedesaan yang semakin dinamis.

Dengan target rampung sebelum penutupan TMMD Ke-128, Musholla Baiturrohim diproyeksikan menjadi fasilitas penting bagi Dusun Ledok dalam jangka panjang.

Melalui pembangunan ini, TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo kembali menegaskan bahwa pembangunan desa yang utuh bukan hanya membangun kebutuhan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual masyarakat. Di Dusun Ledok, musholla itu sedang dibangun bukan hanya sebagai bangunan ibadah, tetapi sebagai pusat kehidupan bersama. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia