Saat Kades Brabe Turun ke Lapangan, TMMD 128 Perlihatkan Wajah Gotong Royong Desa
Kepala Desa Brabe Sunardi ikut bekerja bersama Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo, memperkuat semangat gotong royong pembangunan desa.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PROBOLINGGO – Di tengah pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo, pemandangan menarik muncul dari Desa Brabe, Kecamatan Maron. Kepala Desa Sunardi tidak sekadar hadir sebagai pejabat administratif, tetapi turun langsung ke lapangan membantu pemasangan paving bersama Satgas dan warga.
Momen ini memberi makna lebih dalam terhadap pelaksanaan TMMD. Pembangunan desa bukan hanya soal alokasi program, melainkan keterlibatan nyata seluruh elemen, termasuk pemerintah desa sebagai penggerak utama di tingkat lokal.
Dengan berbaur bersama Babinsa Serma Rustam dan warga, Sunardi menunjukkan bahwa pembangunan efektif lahir dari kepemimpinan yang partisipatif.
“Bagi kami, ini kebanggaan besar. Desa Brabe dipercaya menjadi lokasi TMMD Ke-128,” kata Sunardi.
Pernyataan itu merefleksikan posisi TMMD sebagai peluang strategis, bukan sekadar agenda pembangunan rutin. Penunjukan Desa Brabe sebagai lokasi program memberi ruang percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus penguatan kapasitas sosial masyarakat.
Keterlibatan langsung kepala desa juga mencerminkan model kepemimpinan berbasis keteladanan. Dalam pembangunan desa, tindakan nyata pemimpin di lapangan sering kali lebih efektif membangun semangat warga dibanding instruksi formal.
Serma Rustam menekankan bahwa kekuatan utama TMMD ada pada kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.
Sinergi ini menjadi faktor penting karena pembangunan desa berkelanjutan membutuhkan lebih dari sekadar anggaran—ia membutuhkan partisipasi kolektif.
TMMD di Desa Brabe mencakup pembangunan berbagai infrastruktur penting yang ditujukan untuk meningkatkan akses dan kesejahteraan warga. Namun nilai tambah terbesarnya terletak pada terciptanya budaya gotong royong yang hidup.
Kehadiran kepala desa di tengah pengerjaan paving menjadi gambaran konkret bahwa pembangunan bukan hanya tugas aparat, melainkan kerja bersama seluruh komponen desa.
TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo di Desa Brabe memperlihatkan bahwa pembangunan paling kuat lahir ketika pemimpin hadir, masyarakat bergerak, dan institusi negara bekerja berdampingan.
Dari paving yang dipasang bersama itu, Desa Brabe tidak hanya sedang membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat identitas kolektif sebagai desa yang tumbuh melalui gotong royong. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


