Bak di Tanah Suci, Ribuan Pelajar Perguruan Al-Irysad Al-Islamiyyah Banyuwangi Belajar Manasik Haji
Ribuan pelajar Al-Irsyad Banyuwangi ikuti manasik haji, rasakan simulasi ibadah ala Tanah Suci sebagai pembelajaran praktik haji sejak dini.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Banyuwangi – Suasana layaknya di Tanah Suci, Makkah dan Madinah, terasa begitu kental saat ribuan pelajar Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Banyuwangi mengikuti pembelajaran kegiatan manasik haji, Sabtu (2/5/2026).
Dengan balutan pakaian serba putih ala ihram dan perlengkapan sederhana, para siswa dan guru mulai dari KB Al-Irsyad Al-Islamiyyah, TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah, SD Al-Irsyad, SMP Al-Irsyad, tampak antusias menjalani setiap rangkaian ibadah yang diperagakan.
Praktik haji ini diawali dengan perjalanan simbolis dari area Pabrik Kerta Basuki Rachmat (PKBR) menuju lingkungan sekolah di Jalan Basuki Rachmat, Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi.
Perjalanan tersebut menggambarkan awal keberangkatan jemaah Haji menuju Tanah Suci. Sepanjang perjalanan, para siswa berjalan tertib sambil melantunkan talbiyah, menciptakan suasana religius yang menyentuh.
Setibanya di sekolah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan praktik manasik haji seperti niat ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, lempar jumrah di Mina, tawaf mengelilingi Ka’bah, hingga sa’I antara Bukit Shafa dan Marwah. Seluruh tahapan dijelaskan secara sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa.
Koordinator Biah Islamiyah Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Banyuwangi, Muhammad Iqbal Attamimi, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan manasik haji ini rutin digeber setiap tahun sebagai bagian dari pembelajaran praktik bagi para siswa.
“Ini adalah bentuk praktik dari pembelajaran di kelas, di mana sebelumnya siswa sudah diajarkan konsep serta ilmu tentang haji dan umroh. Pada momen inilah mereka mempraktikkan secara langsung,” jelas Ustaz Iqbal, sapaan akrabnya, Sabtu (2/5/2026).
Ustaz Iqbal menyebut, pembelajaran yang diikuti kurang lebih 1.429 peserta ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa di masa mendatang, khususnya saat mereka berkesempatan menunaikan ibadah umroh maupun haji.
“Harapannya, ketika nanti mereka benar-benar berangkat ke Tanah Suci, mereka sudah memiliki pemahaman dan tidak bingung dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari,” tuturnya.
Dengan pengalaman yang dikemas mendekati suasana nyata di Tanah Suci, kegiatan ini tak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga menanamkan kesan mendalam bagi para siswa.
Melalui manasik haji ini, Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Banyuwangi berharap tumbuh kecintaan terhadap ibadah sekaligus menguatkan mimpi anak-anak untuk suatu hari nanti benar-benar menjadi tamu Allah di Baitullah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


