Tim Rebana SDN Arjowinangun Pacitan Raih Juara 2 Syawalan Fest 2026
“Anak-anak berlatih dengan hati. Kehadiran mereka di panggung Syawalan Fest 2026 adalah bukti bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Pacitan – Tim rebana SDN Arjowinangun Pacitan kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tampil memikat lewat harmonisasi tabuhan rebana dan lantunan selawat, mereka sukses meraih Juara 2 dalam ajang Syawalan Fest 2026 yang digelar Sabtu (11/4/2026) lalu.
Capaian ini sekaligus mempertegas konsistensi sekolah tersebut dalam mengembangkan bakat seni religi para siswanya. Sebab, sebelumnya tim rebana SDN Arjowinangun juga berhasil finis di posisi kedua pada Lomba Rebana Kontemporer tingkat kecamatan.
Prestasi itu tak datang begitu saja. Di bawah bimbingan guru agama sekaligus pelatih, Cahyo Bugar, sebanyak 12 siswa tampil kompak dengan permainan yang matang. Kekuatan utama mereka terletak pada kekompakan ritme dan penghayatan saat membawakan selawat di atas panggung.
Kepala SDN Arjowinangun, Burhannudin, mengaku bangga atas capaian anak didiknya. Menurut dia, keberhasilan tersebut bukan semata soal trofi, melainkan hasil dari proses panjang pembinaan karakter yang dijalankan sekolah melalui seni religi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas konsistensi anak-anak. Prestasi di Syawalan Fest ini adalah buah dari kedisiplinan dan kecintaan mereka terhadap seni selawat. Kami tidak hanya mengejar juara, tetapi fokus bagaimana menanamkan rasa percaya diri dan akhlak mulia melalui seni religi,” ujarnya, Kamis (30/4).

Dia menegaskan, sekolah akan terus memberi ruang bagi siswa untuk berkembang lewat berbagai kegiatan positif.
“Prestasi ini milik bersama, siswa, pelatih, dan dukungan penuh orang tua. Kami ingin SDN Arjowinangun dikenal sebagai sekolah yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki akar budaya religi yang kuat sebagai bekal masa depan mereka,” tambahnya.
Pelatih tim rebana, Cahyo Bugar, menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari kedisiplinan anak-anak selama berlatih. Menurutnya, menyatukan irama permainan dari 12 siswa bukan perkara mudah, namun semangat belajar mereka menjadi modal utama.
“Anak-anak berlatih dengan hati. Kehadiran mereka di panggung Syawalan Fest 2026 adalah bukti bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Kami akan terus melakukan evaluasi agar di kompetisi berikutnya bisa mempersembahkan yang lebih baik lagi,” tuturnya.
Kini, trofi Juara 2 Syawalan Fest 2026 melengkapi deretan prestasi yang terpajang di lemari penghargaan sekolah. Bagi SDN Arjowinangun, pencapaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni religi di lingkungan sekolah terus tumbuh dan mampu melahirkan generasi muda berprestasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


