Advertisement
Indonesia Positif

Saat Jalan Sempit Tak Halangi Pembangunan, Warga Brabe Probolinggo dan Satgas TMMD Angkut Material Bersama

Akses terbatas di Desa Brabe tak hambat TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo. Warga dan Satgas bergotong royong angkut material manual ke lokasi pembangunan.

TIMES Indonesia,
Saat Jalan Sempit Tak Halangi Pembangunan, Warga Brabe Probolinggo dan Satgas TMMD Angkut Material Bersama
FOTO: TMMD 128 Kodim 0820 Probolinggo.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PROBOLINGGO Di sejumlah desa, tantangan pembangunan bukan hanya soal anggaran atau material, tetapi bagaimana membawa bahan bangunan ke lokasi yang sulit dijangkau.

Situasi itulah yang dihadapi dalam pelaksanaan TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo di Desa Brabe, Kecamatan Maron. Minggu (3/5/2026), akses jalan sempit dan menanjak menuju Dusun Ledok dan Dusun Klagin membuat distribusi material harus dilakukan secara manual.

Advertisement

Namun keterbatasan medan tidak menghentikan progres pembangunan.

Puluhan warga bersama personel Satgas turun langsung mengangkut semen, pasir, dan batu split menggunakan gerobak dorong serta pikulan. Dari titik penurunan material di pinggir jalan desa, bahan bangunan dipindahkan bergelombang menuju sasaran fisik TMMD.

Pemandangan ini memperlihatkan wajah lain pembangunan: ketika teknologi dan kendaraan terbatas, kekuatan sosial menjadi penggerak utama.

Pratu Rio menyebut kerja sama warga sebagai energi terbesar di lapangan.

“Warga sangat membantu. Dengan kebersamaan, pekerjaan jadi lebih cepat,” katanya.

Advertisement

Kolaborasi tersebut mempercepat distribusi material untuk pembangunan TPT di Dusun Ledok dan pengerasan paving di Dusun Klagin—dua proyek yang penting bagi keselamatan dan mobilitas masyarakat.

Dalam perspektif pembangunan pedesaan, hambatan geografis sering kali menjadi penyebab lambatnya infrastruktur. Namun TMMD di Desa Brabe menunjukkan pendekatan berbeda: tantangan teknis diatasi melalui partisipasi kolektif.

Warga tidak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi bagian dari proses pembangunan itu sendiri.

Keterlibatan perangkat desa dan pembagian tugas yang terorganisasi juga memperlihatkan bahwa pembangunan efektif memerlukan sinergi antarelemen lokal.

Cuaca cerah memang mendukung pekerjaan, tetapi faktor penentu utamanya tetap semangat gotong royong yang hidup.

TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo di Desa Brabe melalui kegiatan pengangkutan material ini menghadirkan pesan kuat bahwa pembangunan desa bukan sekadar hasil akhir berupa bangunan fisik.

Ia juga tentang proses bersama, solidaritas sosial, dan kemampuan masyarakat menghadapi keterbatasan dengan kebersamaan.

Di jalan-jalan sempit Desa Brabe, setiap sak semen yang dipikul bersama menjadi bukti bahwa pembangunan paling kokoh lahir dari kerja kolektif. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia