Advertisement
Indonesia Positif

RTLH Bu Rikso di Brabe Capai 75 Persen, TMMD 128 Probolinggo Ubah Rumah Rapuh Jadi Layak

Rehab RTLH Bu Rikso di Desa Brabe melalui TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo capai 75 persen, hadirkan harapan baru bagi warga rentan.

TIMES Indonesia,
RTLH Bu Rikso di Brabe Capai 75 Persen, TMMD 128 Probolinggo Ubah Rumah Rapuh Jadi Layak
FOTO: TMMD 128 Kodim 0820 Probolinggo.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PROBOLINGGO Bagi keluarga miskin di pedesaan, rumah sering kali bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga cermin keterbatasan yang bertahan bertahun-tahun. Atap bocor, dinding retak, dan lantai tanah menjadi realitas yang dijalani tanpa banyak pilihan.

Kondisi itulah yang sebelumnya dialami B. Rikso, warga Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, sebelum rumahnya masuk dalam sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo.

Advertisement

Minggu (3/5/2026), progres pembangunan rumah Bu Rikso telah mencapai 75 persen.

Capaian ini menandai perubahan signifikan dari rumah yang sebelumnya rapuh menjadi hunian yang perlahan memenuhi standar keamanan dan kenyamanan dasar.

Tahapan rehabilitasi dimulai dari pembongkaran bagian rusak, penggantian rangka atap, pemasangan dinding baru, hingga pengecoran lantai. Kini pengerjaan memasuki fase akhir berupa plafon, pintu, jendela, dan pengecatan.

Bagi sebagian orang, pembangunan rumah mungkin hanya soal konstruksi. Namun bagi keluarga seperti Bu Rikso, perubahan ini berarti perlindungan dari hujan, rasa aman saat malam, dan peningkatan martabat hidup.

Serma Rustam menyebut progres pembangunan berjalan sesuai target.

Advertisement

“Struktur utama, lantai, dan atap sudah selesai. Sekarang masuk tahap finishing,” ujarnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa TMMD tidak sekadar membangun cepat, tetapi juga berupaya menghadirkan kualitas hunian yang benar-benar layak.

Yang menarik, percepatan pembangunan rumah Bu Rikso tidak hanya bergantung pada Satgas TNI, tetapi juga pada gotong royong warga Dusun Klagin. Kolaborasi ini menegaskan bahwa pembangunan sosial paling efektif lahir dari keterlibatan komunitas.

Program RTLH seperti ini penting dalam konteks pembangunan desa karena kemiskinan tidak hanya soal pendapatan, tetapi juga kualitas tempat tinggal.

Hunian yang sehat berkontribusi langsung pada kesehatan fisik, psikologis, dan produktivitas keluarga.

TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo melalui rehabilitasi rumah Bu Rikso membuktikan bahwa pembangunan terbaik adalah ketika negara hadir secara konkret di ruang hidup warga paling membutuhkan.

Saat rumah ini rampung sebelum 21 Mei mendatang, yang selesai dibangun bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga harapan baru bahwa hidup yang lebih layak bukan lagi sekadar impian bagi warga Desa Brabe. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia