Advertisement
Indonesia Positif

Belum Genap Setahun, Pagar Nusa UIN KHAS Jember Torehkan Prestasi di Kejurprov IBCA MMA Piala Wali Kota Surabaya

Pagar Nusa UIN KHAS Jember kembali menunjukkan eksistensinya di ajang olahraga beladiri tingkat provinsi.

TIMES Indonesia,
Belum Genap Setahun, Pagar Nusa UIN KHAS Jember Torehkan Prestasi di Kejurprov IBCA MMA Piala Wali Kota Surabaya
Atlet Pagar Nusa UIN KHAS Jember yang mewakili Kabupaten Jember berhasil sumbangkan medali perunggu (FOTO: UIN KHAS for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER Pagar Nusa UIN KHAS Jember kembali menunjukkan eksistensinya di ajang olahraga beladiri tingkat provinsi. Moh Supriady Ali Sahbana, yang akrab disapa Kang Ali dan menjabat sebagai Kepala Kepelatihan Bidang Keatletan Pencak Silat Pagar Nusa UIN KHAS Jember, sukses meraih medali perunggu dalam Kejuaraan Provinsi IBCA MMA Piala Wali Kota Surabaya yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke-733.

Kejuaraan tersebut berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026 di Gelora Pancasila, Surabaya. Ajang ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk peserta dari unsur TNI dan Brimob.

Advertisement

Prestasi ini menjadi catatan penting mengingat Pagar Nusa UIN KHAS Jember baru berdiri sekitar delapan bulan. Meski tergolong organisasi muda, mereka sudah mampu mengirimkan atlet untuk bersaing di level provinsi, bahkan menghadapi lawan-lawan tangguh dari institusi besar seperti TNI, Brimob, serta Puslatda Jawa Timur yang akhirnya keluar sebagai juara pertama. Capaian ini menegaskan bahwa Pagar Nusa UIN KHAS Jember terus berkembang dan siap berkompetisi.

Dalam kejuaraan tersebut, Kang Ali tampil di kelas Senior Standfight 56,7 kg putra sebagai wakil Kabupaten Jember. Ia berhasil melewati babak penyisihan hingga menembus semifinal dengan perjuangan yang kuat. 

Namun, langkahnya terhenti setelah kalah dari atlet Puslatda Jawa Timur. Meski demikian, ia tetap mengamankan medali perunggu berkat performanya sepanjang pertandingan di tengah ketatnya persaingan.

Selain sebagai atlet, Kang Ali juga tercatat sebagai mahasiswa semester 8 Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember. Ia dikenal aktif tidak hanya bertanding, tetapi juga membina anggota muda Pagar Nusa, menjalankan peran sebagai pelatih sekaligus mahasiswa secara seimbang.

Usai pertandingan, saat dimintai tanggapan terkait hasil yang diraih serta pelajaran yang didapat, Kang Ali menyampaikan, bahwa juara 3 bukanlah kemenangan, tapi tambahan, seorang pemenang hanya satu yaitu juara satu. Tapi dirinya bangga, setidaknya sudah menyumbangkan 1 medali perunggu buat Jember. 

Advertisement

“Di pertandingan semi final saya belajar harus banyak berlatih lagi, banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Terima kasih buat Pagar Nusa UIN KHAS Jember yang sudah memberikan support serta doa. Mohon maaf sudah membuat kalian kecewa, tapi ini bukanlah akhir, di fight selanjutnya saya akan jadi lebih baik,” kata Kang Ali. 

Tak hanya itu, sebagai kepala kepelatihan, ia juga memberikan pesan kepada para anggota yang dibinanya, bahwa jika ingin menjadi seorang juara atau petarung, yang harus dibentuk pertama kali adalah mental petarung.

Karena ketika sudah memasuki arena kata dia, bahkan sebelum masuk arena, yang pertama kali bertarung adalah mental di dalam diri kalian. 

“Dalam gelanggang, jangan ragu untuk menyerang, jangan pernah takut dipukul, jangan takut dibanting, jangan takut ditendang. Jangan lihat siapa lawanmu, tapi buatlah lawanmu yang melihat siapa dirimu,” pesannya.

Pagar Nusa UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya sebagai wadah pembinaan atlet beladiri berprestasi di lingkungan kampus. Dengan perkembangan organisasi yang semakin solid dan munculnya kader-kader potensial, mereka optimistis dapat terus mengharumkan nama kampus di berbagai kejuaraan, baik tingkat regional maupun nasional. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia