TMMD 128 Gresik Percepat RTLH Ibu Warni, Tahap Atap Jadi Penanda Hunian Segera Rampung
TMMD 128 Gresik percepat pembangunan RTLH Ibu Warni di Slempit, kini masuk tahap pemasangan atap untuk hunian lebih layak dan aman.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
GRESIK – Percepatan pembangunan hunian layak kembali terlihat dalam pelaksanaan TMMD 128 Gresik di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean. Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Warni kini memasuki tahap krusial, yakni pemasangan kerangka atap sebagai penanda progres signifikan menuju penyelesaian.
Senin (4/5/2026), anggota Satgas TMMD Kodim 0817/Gresik bersama warga setempat bahu-membahu menyiapkan dan memasang rangka atap rumah. Tahapan ini menjadi indikator bahwa struktur utama bangunan mulai terbentuk dan siap dilanjutkan ke proses penyempurnaan.
Dipimpin Serda Arif, pengerjaan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Pola kerja ini mempercepat progres sekaligus memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga.
Dalam konteks pembangunan desa, RTLH bukan sekadar proyek renovasi, melainkan bagian dari intervensi sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Rumah yang layak berkontribusi pada kesehatan, keamanan, hingga stabilitas ekonomi keluarga penerima manfaat.
Serda Arif menegaskan bahwa keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam percepatan pekerjaan.
“Kami berharap rumah ini nantinya dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup bagi penghuninya,” ujarnya.
Tahap pemasangan atap juga menandai bahwa pembangunan telah melewati fase dasar dan menuju tahap akhir, sehingga rumah dapat segera dihuni.
Melalui RTLH ini, TMMD 128 Gresik memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur umum, tetapi juga pada kebutuhan mendasar warga, yakni tempat tinggal yang layak dan manusiawi.( *)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


