Bupati Jember Lepas Jemaah Haji, Minta Doakan Indonesia dan Prabowo
Suasana khidmat menyelimuti pelepasan jemaah haji Kabupaten Jember tahun 2026.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
JEMBER –
Suasana khidmat menyelimuti pelepasan jemaah haji Kabupaten Jember tahun 2026.
Hal ini terlihat pada saat Bupati Jember Muhammad Fawait melepas rombongan Haji di Balai Serba Guna (BSG) Kaliwates. Senin (4/5/2025).
Ia memberikan pesan menyentuh sekaligus memaparkan berbagai lompatan kemajuan daerah di hadapan ratusan tamu Allah yang bersiap menuju Baitullah.
Dalam sambutannya, Fawait mengingatkan bahwa haji adalah ibadah yang sangat mengandalkan kekuatan fisik.
Ia berbagi kisah inspiratif dari almarhum abahnya, Kiai Haji Khodori, yang selalu disiplin menjaga kesehatan jauh sebelum keberangkatan.
"Haji adalah jihadul fisik. Saya teringat almarhum abah saya, meskipun tidak sedang sakit, beliau rutin melakukan pemeriksaan medis demi memastikan tubuhnya siap menjalankan rukun haji dengan sempurna," ujar Fawait.
Ia juga menekankan agar para jemaah tidak meremehkan kondisi kesehatan dan terus menjaga stamina selama berada di Arab Saudi.
Sebagai pemimpin muda yang religius, Fawait menitipkan harapan besar di pundak para jemaah untuk mendoakan keberlangsungan bangsa di tempat-tempat mustajab.
'Mendoakan agar Indonesia senantiasa dijauhkan dari marabahaya dan tetap bersatu dari Sabang sampai Merauke dan khusus mendoakan Presiden RI, bapak Prabowo Subianto, agar diberikan kesehatan dan kekuatan lahir batin untuk membawa Indonesia menjadi negara yang maju dan disegani dunia dan Mendoakan agar visi Jember Baru, Jember Maju dapat terwujud, membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Jember," jelasnya.
Memasuki tahun 2026, Fawait melakukan terobosan administratif untuk mempermudah jemaah asal Jember wilayah barat.
Jika sebelumnya jemaah harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk seremonial pemberangkatan, kini layanan didekatkan ke masyarakat.
"Berkat sinergi antara ulama dan umaro, jemaah dari wilayah barat kini kita berangkatkan langsung secara kolektif dari Masjid Jami' Tanggul. Kami tidak ingin jemaah kelelahan di jalan hanya untuk berputar-putar. Ini adalah bentuk penghormatan kami kepada para tamu Allah," tegasnya.
Di hadapan para jemaah, Fawait juga memaparkan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Jember yang kini menunjukkan tren positif berdasarkan data BPS.
Ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi Jember tahun 2025 tercatat sebagai yang tertinggi dalam lima tahun terakhir dan Pemkab Jember berhasil mencatatkan pendapatan daerah tertinggi dalam sejarah kabupaten.
Penyaluran beasiswa juga mencapai angka fantastis, yakni 7.000 hingga 8.000 kuota untuk pelajar, mahasiswa, dan santri dan jaminan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP Jember di rumah sakit daerah tetap menjadi program unggulan.
Pembangunan jalan kabupaten, aktivasi Bandara Notohadinegoro, hingga perencanaan jalan tol Situbondo-Jember-Banyuwangi terus dipacu.
"Semua pencapaian ini adalah hasil doa masyarakat dan kerja keras kita bersama. Kami menyadari masih ada kekurangan, untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Selamat menjalankan ibadah haji, semoga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," tutup Fawait. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


