TMMD 128 Probolinggo Kebutu TPT, 10 dari 12 Titik Rampung di Hari Ke-10
TMMD Ke-128 Probolinggo capai progres cepat. Dari 12 titik TPT, 10 telah rampung pada hari ke-10 pelaksanaan.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PROBOLINGGO – Percepatan pembangunan infrastruktur desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 mulai menunjukkan hasil konkret. Memasuki hari ke-10 sejak dibuka pada 22 April 2026, pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) mencatat capaian signifikan.
Dari total 12 titik TPT yang menjadi sasaran fisik, sebanyak 10 titik telah berhasil diselesaikan. Artinya, progres pekerjaan telah mencapai lebih dari 80 persen dalam waktu relatif singkat.
Dantim Satgas TMMD Ke-128, Lettu Mar Marthen, menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari akselerasi kerja yang terukur di lapangan.
“Dari 12 titik, saat ini tinggal 2 titik yang masih dalam tahap penyelesaian. Kami optimistis seluruhnya bisa rampung sesuai target,” ujarnya.
Secara teknis, pembangunan TPT memiliki fungsi vital dalam mitigasi bencana, khususnya di wilayah dengan kontur tanah labil. Struktur ini dirancang untuk menahan pergerakan tanah serta mencegah longsor yang kerap terjadi saat musim hujan.
Data progres menunjukkan bahwa percepatan tidak hanya terjadi pada kuantitas pekerjaan, tetapi juga pada efisiensi waktu pelaksanaan. Dengan rata-rata penyelesaian hampir satu titik per hari, TMMD Ke-128 menunjukkan model kerja yang adaptif terhadap kondisi lapangan.
Faktor utama di balik capaian ini adalah sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Gotong royong yang terbangun mempercepat distribusi tenaga kerja sekaligus menjaga kualitas hasil pembangunan.
Selain itu, keberadaan TPT juga berimplikasi langsung pada keberlanjutan infrastruktur lain, seperti jalan desa. Tanpa perlindungan struktur tanah yang memadai, akses jalan berpotensi rusak akibat erosi.
Dengan sisa dua titik yang tengah dikebut, fokus Satgas kini tertuju pada penyelesaian akhir sekaligus memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga.
Jika target tercapai, pembangunan TPT dalam TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo tidak hanya menjadi capaian angka, tetapi juga fondasi penting bagi keamanan lingkungan dan aktivitas warga dalam jangka panjang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


