Advertisement
Indonesia Positif

TMMD 128 Probolinggo Gandeng Bangkesbangpol Dorong Bela Negara dari Desa

TMMD 128 Probolinggo tak hanya bangun fisik, tapi juga kesadaran bela negara lewat sosialisasi di Desa Brabe. Warga diajak aktif menjaga persatuan.

TIMES Indonesia,
TMMD 128 Probolinggo Gandeng Bangkesbangpol Dorong Bela Negara dari Desa
FOTO: TMMD 128 Kodim 0820 Probolinggo.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PROBOLINGGO Program TMMD 128 Probolinggo tidak hanya bergerak di ranah pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi kebangsaan di tingkat desa. Hal ini terlihat dari kegiatan sosialisasi bela negara yang digelar Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Probolinggo di Desa Brabe, Kecamatan Maron.

Kegiatan yang berlangsung di Cafe Dam-8 ini menjadi bagian dari strategi nonfisik TMMD untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. Di tengah percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan nilai kebangsaan dinilai penting agar perubahan yang terjadi tidak hanya bersifat material, tetapi juga berkelanjutan secara sosial.

Advertisement

Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Probolinggo, Nelly Fatmawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa bela negara tidak terbatas pada aspek militer. Ia menyebut peran masyarakat dalam menjaga kerukunan dan berkontribusi dalam pembangunan desa sebagai bentuk nyata cinta tanah air.

“Bela negara bisa diwujudkan melalui hal sederhana, seperti menjaga persatuan, aktif dalam pembangunan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis,” ujarnya.

Materi yang diusung dalam kegiatan ini bertema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut merefleksikan pendekatan pembangunan berbasis partisipasi, di mana masyarakat menjadi aktor utama dalam menjaga stabilitas sosial.

Narasumber kegiatan, Lettu Inf Moh. Isnaeni, menegaskan bahwa TMMD dirancang tidak hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga karakter masyarakat. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga dan melanjutkannya,” jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri unsur TNI, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan bahwa pembangunan desa membutuhkan kolaborasi yang kuat, tidak hanya dalam aspek fisik tetapi juga nilai-nilai kebangsaan.

Advertisement

Dengan pendekatan ini, TMMD 128 Probolinggo berupaya menciptakan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan penguatan karakter sosial. Desa tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga dipersiapkan menjadi ruang hidup yang harmonis dan berdaya tahan terhadap potensi konflik sosial. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia