Kesbangpol Perkuat Bela Negara di TMMD 128 Probolinggo
Kesbangpol Probolinggo gelar sosialisasi bela negara di TMMD 128. Warga Desa Brabe diajak aktif menjaga persatuan dan pembangunan desa.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PROBOLINGGO – Penguatan nilai kebangsaan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD 128 Probolinggo. Di Desa Brabe, Kecamatan Maron, upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi bela negara yang digelar oleh Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari infrastruktur yang terbangun, tetapi juga dari kualitas kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan dan stabilitas sosial. Dalam konteks ini, bela negara dimaknai sebagai partisipasi aktif warga dalam kehidupan bermasyarakat.
Sekretaris Kesbangpol, Nelly Fatmawati, menekankan bahwa bela negara memiliki dimensi luas. Tidak hanya soal pertahanan, tetapi juga mencakup kontribusi dalam pembangunan dan menjaga harmoni sosial di lingkungan masing-masing.
“Kesadaran bela negara harus dimulai dari desa. Dari hal kecil seperti gotong royong, menjaga toleransi, hingga ikut serta dalam pembangunan,” ujarnya.
Dalam pemaparan materi, Lettu Inf Moh. Isnaeni menegaskan bahwa TMMD memiliki dua pendekatan utama, yakni fisik dan nonfisik. Sosialisasi bela negara menjadi salah satu instrumen penting untuk membangun karakter masyarakat agar mampu menjaga hasil pembangunan yang telah dicapai.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur TNI, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat dan agama. Kehadiran mereka mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial.
Tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” menjadi pengingat bahwa pembangunan nasional berakar dari desa. Ketika masyarakat memiliki kesadaran bela negara yang kuat, maka stabilitas dan kemajuan desa akan lebih mudah terwujud.
Melalui kegiatan ini, TMMD 128 Probolinggo mempertegas bahwa pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan penguatan nilai kebangsaan di tengah masyarakat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


