Lewat Smart Egg Incubator, Polbangtan Malang Dorong Peternak Mandiri dan Produktif
Melalui kegiatan ini, Polbangtan Malang terus memperkuat perannya sebagai kampus berdampak dalam pembangunan pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan d
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Malang – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tematik di Kampung Semar Go Green, Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi peran perguruan tinggi dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat, sekaligus mendukung penguatan sektor peternakan berbasis inovasi. Dalam konteks Tri Dharma, Polbangtan Malang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga memastikan hasil riset dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Kegiatan PkM ini berupa penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan teknis terkait penggunaan mesin tetas telur berbasis Internet of Things (IoT) atau Smart Egg Incubator. Teknologi ini diperkenalkan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kemandirian masyarakat dalam memproduksi Day Old Chick (DOC) atau bibit ayam unggul.
Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Dr. Sad Likah, S.Pt., M.P., bersama anggota tim dosen yaitu Dr. Nurlaili, S.Pt., M.Sc., Dr. Bekti Nur Utami, S.P., M.Sc., dan Dr. drh. Iswati, M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan Semester 4 sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik lapangan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah usaha peternakan ayam, khususnya dalam produksi bibit unggul secara mandiri. Selain itu, keterbatasan akses terhadap DOC berkualitas serta proses penetasan yang belum efisien menjadi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, meliputi penyuluhan, demonstrasi penggunaan alat, hingga pendampingan teknis secara langsung. Sebagai bentuk dukungan nyata, tim juga menyerahkan bantuan berupa satu unit Smart Egg Incubator berbasis IoT beserta sarana pendukung budidaya ayam KUB kepada masyarakat Kampung Semar.
Koordinator kegiatan, Sad Likah menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami teknologi Smart Egg Incubator, tetapi juga mampu mengembangkan usaha pembibitan ayam secara mandiri dan berkelanjutan. Dengan demikian, program ini dapat meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polbangtan Malang terus memperkuat perannya sebagai kampus berdampak dalam pembangunan pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan peternak. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


