Advertisement
Indonesia Positif

Ungkap Sejumlah Kasus, Lanal Banyuwangi Terima Penghargaan dari Kasal

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi dianugerahi penghargaan yang diberikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).

TIMES Indonesia,
Ungkap Sejumlah Kasus, Lanal Banyuwangi Terima Penghargaan dari Kasal
Foto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhamad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla usai penerimaan penghargaan. (FOTO : Lanal Banyuwangi For TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Rentetan keberhasilan dalam mengungkap atau menggagalkan sejumlah kasus tindak pidana dan praktik ilegal di perairan Bumi Blambangan membuahkan apresiasi tinggi. Atas dedikasi tersebut, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi dianugerahi penghargaan yang diberikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhamad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla kepada 25 perwakilan Prajurit TNI Angkatan Laut termasuk dua prajurit perwakilan dari Lanal Banyuwangi, di Auditorium Denma Mabesal, Jakarta Timur, Senin (4/5/2026).

Advertisement

Anugerah ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan TNI AL, atas prestasi nyata dalam penegakan hukum dan pengamanan wilayah perairan Indonesia. Capaian tersebut sekaligus menjadi cerminan dedikasi, integritas, serta profesionalisme tinggi para prajurit dalam menjaga kedaulatan laut nasional.

Penghargaan prestisius ini diberikan bukan tanpa alasan. Prestasi tersebut merupakan buah atas keberhasilan Lanal Banyuwangi dalam mengungkap serangkaian kasus besar. Mulai dari menggalkan penyelundupan 2.014 botol miras jenis arak ilegal, hingga keberhasilan mengamankan 85.000 ekor Benih Baby Lobster (BBL) dari praktik perdagangan ilegal.

Tak hanya itu, Lanal Banyuwangi juga dinilai progresif dalam menindak praktik illegal fishing menggunakan bahan peledak serta menggagalkan pengiriman 66 ekor babi tanpa dokumen sah. Dari sejumlah ungkap dan penggagalan itulah yang jadi kunci sukses meraih penghargaan tersebut.

“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh Prajurit Lanal Banyuwangi untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan operasional, profesionalisme, serta sinergitas dengan instansi terkait dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia,” kata Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, M.Sc., Selasa (5/5/2026).

Dengan memperoleh penghargaan ini, mencerminkan komitmen kuat TNI AL dalam menegakkan hukum di laut secara tegas dan terukur. Selain itu, prestasi tersebut semakin memperkuat peran satuan kewilayahan dalam menjaga stabilitas keamanan maritim nasional. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Anggara Cahya
PenulisAnggara CahyaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia