Advertisement
Indonesia Positif

TMMD 128 Gresik Hidupkan Gotong Royong di Sawah Slempit Lewat Pembangunan TPT

Di tengah hamparan sawah hijau Desa Slempit, TMMD 128 Gresik menghadirkan lebih dari sekadar pembangunan fisik

TIMES Indonesia,
TMMD 128 Gresik Hidupkan Gotong Royong di Sawah Slempit Lewat Pembangunan TPT
TMMD 128 Gresik bangun tanggul di Slempit sambil menghidupkan kembali gotong royong antara TNI dan masyarakat desa.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

GRESIK Di tengah hamparan sawah hijau Desa Slempit, TMMD 128 Gresik menghadirkan lebih dari sekadar pembangunan fisik. Kegiatan pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) di jalan usaha tani (JUT) menjadi ruang hidup bagi tumbuhnya kembali semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Rabu (6/5/2026), prajurit TNI dan warga tampak bekerja tanpa sekat. Mereka mengangkat dan menyusun batu satu per satu, membangun tanggul yang akan menjaga jalan tetap kokoh di tengah ancaman erosi.

Advertisement

Pekerjaan yang dilakukan secara manual ini justru menciptakan kedekatan emosional. Tidak ada jarak antara seragam loreng dan warga desa. Yang terlihat hanyalah kebersamaan dalam satu tujuan: menjaga akses pertanian tetap aman.

Sertu Rizki menyebut kebersamaan ini sebagai kekuatan utama dalam program TMMD.

“Kami bekerja bersama warga, saling membantu. Inilah kekuatan utama TMMD, kebersamaan antara TNI dan rakyat,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, pembangunan ini bukan hanya soal tanggul atau jalan. Ia menjadi simbol kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama.

Kehadiran Satgas TMMD juga membawa energi baru, menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi identitas desa.

Advertisement

TMMD 128 Gresik pada akhirnya tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga merawat nilai sosial yang menjadi fondasi kuat pembangunan desa.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia