Jalan Aman di Depan Mata, TPT TMMD 128 Probolinggo Klagin Capai 85 Persen
TPT TMMD 128 Probolinggo di Dusun Klagin capai 85 persen. Warga kini semakin dekat dengan akses jalan yang aman dari longsor.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PROBOLINGGO – Harapan warga Dusun Klagin untuk memiliki akses jalan yang aman dari ancaman longsor kini semakin nyata. Pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) dalam program TMMD 128 Probolinggo telah mencapai 85 persen dan tinggal menyisakan satu titik penyelesaian.
Di lapangan, aktivitas gotong royong masih berlangsung. Personel Satgas TMMD bersama warga merampungkan pemasangan batu pada bagian akhir tanggul. Ritme kerja yang konsisten, ditambah dukungan cuaca cerah, membuat progres terus bergerak menuju penyelesaian.
Bagi warga, keberadaan TPT bukan sekadar proyek fisik, melainkan perlindungan langsung terhadap aktivitas harian. Jalan yang berada di sisi tebing selama ini menjadi titik rawan, terutama saat hujan deras yang memicu longsor dan kerusakan badan jalan.
Lettu Mar. Marthen yang memimpin pekerjaan di lapangan menegaskan bahwa tahap akhir ini menjadi penentu kualitas hasil pembangunan. “Kami tinggal menyelesaikan satu titik terakhir. Progres sudah 85 persen dan kami optimistis selesai tepat waktu,” katanya.
Kepala Desa Brabe Sunardi menambahkan, dampak pembangunan ini akan langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam menjaga akses mobilitas tetap aman dan stabil.
Menariknya, proses pembangunan tidak hanya melibatkan TNI sebagai pelaksana utama, tetapi juga partisipasi aktif warga. Model gotong royong ini menjadi faktor penting dalam percepatan pekerjaan sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Dengan hampir rampungnya TPT, TMMD 128 Probolinggo kembali menegaskan perannya sebagai program yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan desa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


