Percepat Tanam, Polbangtan Malang Sinkronkan Data LTT se-Kabupaten Malang
Upaya percepatan tanam terus diperkuat melalui Konsolidasi Data Luas Tambah Tanam (LTT) yang digelar Polbangtan Malang.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Malang – Upaya percepatan tanam terus diperkuat melalui kegiatan Konsolidasi Data Luas Tambah Tanam (LTT) yang digelar di Aula Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Selasa (5/5/2206). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pencapaian target swasembada pangan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Direktur Polbangtan Malang, penanggung jawab program swasembada pangan berkelanjutan Kabupaten Malang, tim data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Malang, hingga para koordinator dan penyuluh pertanian dari 36 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang.
Konsolidasi ini difokuskan pada sinkronisasi data dan strategi percepatan tanam guna memenuhi target luas tanam bulan Mei 2026 sebesar 6.457 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Malang.
Penanggung jawab swasembada pangan berkelanjutan Kabupaten Malang, Harwanto, menegaskan pentingnya sinergi antar pihak dalam mencapai target tersebut.
“Konsolidasi ini bertujuan untuk memenuhi target penanaman bulan Mei 2026 sebesar 6.457 hektare yang berlokasi di 36 kecamatan di Kabupaten Malang, dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak yang terlibat melakukan pemetaan potensi wilayah, identifikasi kendala di lapangan, serta penyusunan langkah strategis untuk memastikan percepatan tanam dapat berjalan optimal. Koordinasi lintas sektor ini dinilai penting agar data yang digunakan akurat dan pelaksanaan di lapangan berjalan efektif.
Kehadiran para penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan menjadi kunci dalam mengawal implementasi di tingkat lapangan. Mereka diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam mendampingi petani serta memastikan target luas tanam dapat tercapai sesuai rencana.
Secara nasional, percepatan realisasi luas tambah tanam (LTT) menjadi indikator penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas pasokan beras. Capaian tanam di daerah, termasuk Kabupaten Malang, berkontribusi langsung terhadap peningkatan produksi nasional, pengendalian inflasi pangan, serta penguatan ketahanan pangan di tengah dinamika global. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


