TMMD 128 Probolinggo Tinggalkan Rumah Bersih untuk Srihayati
Usai rehab RTLH selesai, TMMD 128 Probolinggo bersama warga membersihkan rumah Srihayati agar siap ditempati dengan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PROBOLINGGO – Rumah Ibu Srihayati di Dusun Leduk, Desa Brabe, kini tidak hanya berdiri lebih kokoh, tetapi juga tampak bersih dan tertata rapi. Setelah menyelesaikan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), personel TMMD 128 Probolinggo melanjutkan pekerjaan dengan membersihkan seluruh lingkungan sekitar rumah.
Kegiatan korve dilakukan sebagai tahap akhir sebelum rumah diserahkan kepada pemilik. Sisa-sisa material bangunan seperti pasir, batu, dan kayu diangkut bersama, sementara halaman rumah diratakan agar lebih nyaman digunakan.
Personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo bekerja bersama warga Dusun Leduk dengan suasana penuh keakraban. Pemandangan itu memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan sekadar urusan konstruksi, melainkan juga wujud kepedulian sosial.
Koptu Dedy Santoso dari Koramil 0820-21 Maron menjelaskan bahwa rumah yang layak huni harus didukung lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kami ingin rumah ini benar-benar siap ditempati. Tidak hanya bangunannya bagus, tetapi lingkungannya juga nyaman untuk keluarga Ibu Srihayati,” katanya.
Ibu Srihayati mengaku terharu melihat rumahnya berubah total. Ia merasa mendapat perhatian yang sangat besar, bukan hanya melalui renovasi, tetapi juga melalui kepedulian hingga tahap pembersihan akhir.
Bagi warga sekitar, kehadiran TNI melalui TMMD 128 Probolinggo membawa dampak nyata. Rumah yang lebih layak, lingkungan yang lebih tertata, dan semangat gotong royong yang semakin kuat menjadi hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Setelah seluruh area dibersihkan, rumah Ibu Srihayati siap ditempati kembali. Di balik dinding baru yang berdiri kokoh, tersimpan kisah tentang kepedulian, kerja bersama, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

