TMMD 128 Gresik Hadirkan Layanan Adminduk Gratis, 300 Warga Desa Slempit Antre
Sebanyak 300 warga Desa Slempit memanfaatkan layanan adminduk gratis dalam TMMD 128 Gresik untuk mengurus KTP, akta kelahiran, dan IKD.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
GRESIK – Bagi banyak warga desa, mengurus dokumen kependudukan sering kali tertunda karena jarak, waktu, dan kesibukan sehari-hari. Melalui program nonfisik TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik, layanan administrasi kependudukan (adminduk) gratis kini hadir lebih dekat ke masyarakat.
Sejak pagi, halaman Balai Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, dipadati sekitar 300 warga yang datang untuk mengurus berbagai dokumen penting, mulai dari KTP elektronik, akta kelahiran, hingga Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Pelayanan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (9–10 Mei 2026), menjadi solusi praktis bagi warga yang selama ini belum sempat mengurus administrasi karena kesibukan bekerja.
Di antara antrean, tampak ibu muda yang mengurus akta kelahiran anak, lansia yang memperbarui data KTP, hingga warga yang mulai beralih ke dokumen digital. Seluruh pelayanan diberikan tanpa biaya.
Sekretaris Desa Slempit, Kuspriadi, mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi karena layanan ini mempermudah warga mendapatkan dokumen penting di desa mereka sendiri.
“Antusias warga sangat tinggi, banyak yang selama ini belum sempat mengurus administrasi karena kesibukan bekerja,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Anggota TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD juga membantu mengatur antrean dan memberikan arahan kepada warga, sehingga pelayanan berlangsung tertib dan lancar.
Bintara Tata Usaha Urusan Dalam Kodim 0817/Gresik, Peltu Iwan Jaya, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, rumah, dan infrastruktur, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Melalui pelayanan administrasi ini, kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat TMMD. Seluruh layanan ini gratis dan tidak dipungut biaya,” katanya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak selalu berbentuk beton dan aspal. Bagi warga Desa Slempit, dokumen kependudukan yang lengkap adalah pintu masuk untuk memperoleh berbagai layanan publik dan perlindungan sosial. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


