Advertisement
Indonesia Positif

Tangis Haru Bu Warni, Prajurit TMMD 128 Gresik Rawat Layaknya Ibu Sendiri

TMMD 128 Gresik tak hanya membangun rumah Bu Warni di Desa Slempit, tetapi juga menghadirkan perhatian kesehatan dan kasih sayang dari

TIMES Indonesia,
Tangis Haru Bu Warni, Prajurit TMMD 128 Gresik Rawat Layaknya Ibu Sendiri
TMMD 128 Gresik tak hanya membangun rumah Bu Warni di Desa Slempit, tetapi juga menghadirkan perhatian kesehatan dan kasih sayang dari prajurit TNI.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

GRESIK Di sebuah rumah sederhana di Dusun Lingsir, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, pembangunan rumah Bu Warni (67) menghadirkan kisah yang jauh lebih dalam daripada sekadar pekerjaan konstruksi.

Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik memang ditujukan untuk menghadirkan hunian yang lebih layak. Namun, bagi Bu Warni, bantuan itu juga membawa kehangatan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Advertisement

Tubuhnya yang renta dan kondisi kesehatan yang mulai menurun membuat aktivitas sehari-hari tidak lagi mudah. Di tengah keterbatasan tersebut, para prajurit TNI hadir bukan hanya sebagai pekerja pembangunan, tetapi juga sebagai sosok anak yang merawat dengan penuh perhatian, Sabtu (9/5/2026).

Pratu Gilang, prajurit Yonif 500/Sikatan yang memiliki kemampuan di bidang kesehatan, tampak memeriksa kondisi Bu Warni dengan penuh empati. Ia mengecek tekanan darah sekaligus memberikan obat untuk membantu mengatasi hipertensi, nyeri, dan menjaga daya tahan tubuh.

“Bu, ini obat amlodipine untuk menurunkan tekanan darah, parasetamol untuk mengurangi sakit kepala, dan vitamin agar kondisi Ibu cepat membaik,” ujar Pratu Gilang sambil menyerahkan obat.

Di sudut rumah, Praka Alenta Saputra Simbolon menyiapkan air panas. Tak lama kemudian, segelas teh hangat disuguhkan kepada Bu Warni agar tubuhnya terasa lebih nyaman.

Momen sederhana itu menghadirkan suasana yang menggetarkan hati. Di rumah yang sedang direnovasi melalui program TMMD 128 Gresik, tidak terlihat jarak antara tentara dan rakyat. Yang hadir justru hubungan hangat antara seorang ibu dan anak-anak yang datang membawa kepedulian.

Advertisement

Bu Warni tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Di usia senja, ia merasa tidak sendiri menghadapi keterbatasan hidup. Kehadiran para prajurit memberinya rasa aman sekaligus kebahagiaan.

TMMD 128 Gresik di Desa Slempit memang sedang membangun rumah-rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni. Namun, lebih dari itu, program ini juga membangun kepercayaan bahwa negara dapat hadir dengan wajah yang humanis.

Bagi para prajurit yang bertugas, Bu Warni bukan sekadar penerima manfaat program. Ia telah menjadi sosok ibu yang mereka hormati dan sayangi selama menjalankan pengabdian di desa.

Di rumah kecil itu, TMMD tidak hanya meninggalkan dinding yang lebih kokoh dan atap yang lebih aman. Program ini juga meninggalkan jejak kasih sayang yang akan terus dikenang.

Karena pada akhirnya, pembangunan terbaik bukan hanya yang mengubah bentuk rumah, tetapi juga yang menghangatkan hati penghuninya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia