1.370 Siswa SH Terate Blitar Tempuh Ujian Menuju Warga Baru
Sebanyak 1.370 siswa SH Terate Cabang Blitar Pusat Madiun mengikuti ujian calon warga selama sepekan sebagai tahapan pembentukan karakter dan pendewasaan.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MADIUN – Di balik gerakan pencak silat yang tegas dan terukur, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) menanamkan proses pendidikan karakter yang panjang. Menjadi warga SH Terate bukan semata soal penguasaan teknik bela diri, melainkan perjalanan menuju kedewasaan moral dan tanggung jawab sosial.
Nilai itulah yang diuji dalam pelaksanaan Ujian Calon Warga SH Terate Cabang Blitar Pusat Madiun. Kegiatan yang dipusatkan di Padepokan SH Terate Cabang Blitar tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 3 hingga 10 Mei 2026.
Sebanyak 1.370 siswa dari kategori reguler dan privat, yang berasal dari berbagai ranting di Kabupaten Blitar, mengikuti tahapan penting ini sebagai pintu menuju pengesahan menjadi warga baru.
Ujian Calon Warga SH Terate sebagai Proses Pendewasaan
Ketua SH Terate Cabang Blitar Pusat Madiun, Ibnu Sudibyo, menegaskan bahwa seluruh peserta telah menempuh proses latihan dan pembinaan secara bertahap sesuai ajaran organisasi.
“Ujian calon warga ini diikuti sebanyak 1.370 siswa, baik reguler maupun privat. Mereka telah menjalani proses latihan dan pembinaan sesuai tahapan yang ada di SH Terate,” ujarnya.
Menurut Kangmas Ibnu, ujian ini tidak hanya mengukur kemampuan fisik dan teknik pencak silat, tetapi juga menguji kesiapan mental, kedisiplinan, dan pemahaman terhadap nilai-nilai luhur SH Terate.
Seluruh peserta menjalani rangkaian materi yang telah ditetapkan organisasi. Proses berlangsung tertib dengan menjunjung semangat persaudaraan, kekeluargaan, dan tanggung jawab bersama.
Membentuk Pribadi Berbudi Luhur
Bagi SH Terate, kemampuan bela diri harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Organisasi ini menekankan pendidikan moral agar para siswa tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, menghormati sesama, dan mampu menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
“Kami berharap semua siswa bisa lulus dan nantinya mampu melaksanakan nilai-nilai budi luhur ajaran SH Terate dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ibnu Sudibyo.
Ia mengingatkan bahwa status sebagai warga SH Terate membawa tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik organisasi serta memperkuat tali persaudaraan antaranggota.
Semangat Persaudaraan di Padepokan SH Terate Blitar
Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, suasana padepokan dipenuhi semangat dan antusiasme. Para siswa mengikuti setiap tahapan ujian dengan kesungguhan sebagai wujud kesiapan memasuki tahap berikutnya.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari pengurus cabang, ranting, dan para pelatih yang selama ini mendampingi proses pembinaan.
Selain menjadi agenda rutin organisasi, ujian calon warga menjadi momentum mempererat hubungan antarsiswa dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan mencerminkan nilai utama SH Terate: persaudaraan yang tumbuh melalui disiplin dan pengabdian.
Dengan berakhirnya ujian pada Minggu (10/5/2026), seluruh peserta kini menantikan hasil akhir sebagai langkah menuju pengesahan menjadi warga baru SH Terate Cabang Blitar Pusat Madiun .(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


