Advertisement
Indonesia Positif

TMMD 128 Probolinggo Bagikan 900 Bibit Alpukat dan 150 Kg Benih Jagung

TMMD 128 Kodim 0820 Probolinggo menyalurkan 900 bibit alpukat dan 150 kilogram benih jagung di Desa Brabe untuk memperkuat ketahanan pangan warga.

TIMES Indonesia,
TMMD 128 Probolinggo Bagikan 900 Bibit Alpukat dan 150 Kg Benih Jagung
FOTO: TMMD 128 Kodim 0820 Probolinggo.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PROBOLINGGO Pembangunan desa tidak selalu dimulai dari beton dan aspal. Di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, pembangunan juga tumbuh dari benih yang ditanam di tanah pertanian.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0820 Probolinggo bersama instansi terkait menyalurkan 900 bibit alpukat dan 150 kilogram benih jagung kepada masyarakat. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan warga desa.

Advertisement

Kegiatan yang berlangsung di Cafe Dan 8 Desa Brabe itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya para petani dan kelompok perkebunan setempat.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Fajar Rahadian, STP., MM, Kepala Bidang Pertanian Kabupaten Probolinggo yang mewakili Kepala Dinas Pertanian. Ia didampingi Sekretaris Kecamatan Maron Wawas Arif, Babinsa Desa Brabe Serma Rustam yang mewakili Danramil 0820/21 Maron, serta Kepala Desa Brabe Sunardi.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Akbar (35), petani Desa Brabe, dan Feri (30) sebagai perwakilan kelompok warga perkebunan.

Menanam Ketahanan Pangan dari Desa

Dalam sambutannya, Fajar Rahadian menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian.

Menurutnya, bibit yang diberikan diharapkan dapat dikelola dengan baik sehingga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Advertisement

“Melalui kegiatan TMMD ini, tidak hanya pembangunan fisik yang dilakukan, namun juga pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian. Harapannya bibit yang diberikan dapat dirawat dengan baik sehingga memberi manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Alpukat untuk Masa Depan, Jagung untuk Kebutuhan Hari Ini

Benih jagung diproyeksikan untuk mendukung produksi pangan dalam waktu relatif cepat, sementara bibit alpukat merupakan investasi pertanian jangka panjang yang berpotensi memberikan nilai ekonomi lebih tinggi.

Kombinasi keduanya menunjukkan strategi yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sinergi TNI, Pemerintah, dan Masyarakat

Babinsa Desa Brabe, Serma Rustam, menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan desa, termasuk melalui penguatan sektor pertanian dan perkebunan.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan.

Di Desa Brabe, pembangunan kali ini hadir dalam bentuk benih-benih kecil yang ditanam dengan harapan besar: menjaga ketahanan pangan, memperkuat ekonomi keluarga, dan menumbuhkan masa depan desa yang lebih sejahtera. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia