Advertisement
Indonesia Positif

Presiden Prabowo Dukungan Moral untuk Bupati Fawait di Nganjuk

Sebuah momentum politik yang sarat makna terjadi dalam perhelatan akbar Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berpusat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sabtu (16/5/2026).

TIMES Indonesia,
Presiden Prabowo Dukungan Moral untuk Bupati Fawait di Nganjuk
Bupati Jember Muhammad Fawait saat bersalaman dengan Presiden RI Prabowo Subianto.(FOTO: M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER Sebuah momentum politik yang sarat makna terjadi dalam perhelatan akbar Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berpusat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sabtu (16/5/2026).

Di hadapan ribuan penggerak ekonomi desa dan tokoh masyarakat, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memberikan atensi khusus kepada Bupati Jember sekaligus kader ⁰Partai Gerindra, Muhammad Fawait

Advertisement

Momen tersebut mencuri perhatian publik saat Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraannya di atas podium. Di tengah-tengah pemaparan visi kebangsaannya mengenai penguatan ekonomi kerakyatan, sang Kepala Negara menjeda kalimatnya untuk menyapa secara khusus.

Prabowo Subianto - 2

"Saudara Muhammad Fawait," ucap Presiden Prabowo lantang.

Fawait, yang saat itu mengenakan seragam dinas lengkap dipadu peci hitam, langsung berdiri tegak dan memberikan penghormatan ke arah podium.

Kedekatan emosional dan dukungan politik dari pusat tidak berhenti di atas podium utama.

Advertisement

Seusai acara formal ditutup, sinyal dukungan dari lingkaran dalam Istana semakin menguat dan terlihat jelas di area ramah tamah.

Sejumlah menteri kunci dalam Kabinet Merah Putih tampak memberikan perhatian yang sangat hangat kepada Fawait.

Menteri Luar Negeri Sugiono, tertangkap kamera melakukan interaksi yang sangat akrab.

Sugiono bahkan secara telaten membantu merapikan atribut seragam dinas Fawait sembari melempar senyum dan berbincang.

Tak berselang lama, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, juga ikut menghampiri.

Pertemuan para tokoh nasional ini tampak cair, penuh tawa, namun sekaligus menyiratkan adanya konsolidasi dan dukungan moril yang kuat untuk langkah-langkah strategis Fawait di masa depan.

Puncak dari rangkaian momen istimewa ini terjadi saat Presiden Prabowo Subianto hendak beranjak meninggalkan lokasi acara menggunakan kendaraan taktis RI 1.

Di tengah barikade pengawalan ketat Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres), Presiden Prabowo sengaja menghentikan langkahnya saat melihat Fawait berdiri di jalur kepulangan.

Presiden Prabowo kemudian mengulurkan tangannya, memberikan jabat tangan yang sangat erat, dan menepuk bahu Fawait.

Atensi luar biasa yang ditunjukkan oleh Presiden Prabowo beserta para menteri strategisnya di Nganjuk ini dinilai banyak pihak sebagai penegasan posisi politik Fawait.

Mendapatkan panggung dan dukungan moral langsung dari pemegang otoritas tertinggi negara merupakan modal sosial dan politik yang sangat mahal. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia