Advertisement
Indonesia Positif

Kepala BPPSDMP Kementan Dorong Generasi Muda Majukan Pertanian Indonesia

Polbangtan Malang menggelar kuliah tamu bersama Kepala BPPSDMP Kementan RI, Idha Widi Arsanti, yang menekankan pentingnya generasi muda dalam mendukung swasembada pangan dan pembangunan pertanian modern Indonesia.

TIMES Indonesia,
Kepala BPPSDMP Kementan Dorong Generasi Muda Majukan Pertanian Indonesia
Kepala BPPSDMP KementanRI, Idha Widi Arsanti menjadi narasumber kuliah tamu Aula Sasana Giri Sabha Kampus 1 Polbangtan Malang, Jumat (15/05/2026). (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) menggelar kuliah tamu bertajuk “Membangun Generasi Muda Pertanian untuk Mendukung Program Strategis Pembangunan Pertanian”. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI, Idha Widi Arsanti, sebagai narasumber utama.

Kuliah tamu tersebut berlangsung di Aula Sasana Giri Sabha Kampus 1 Polbangtan Malang, Jumat (15/05/2026), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari seluruh program studi di lingkungan Polbangtan Malang.

Advertisement

Dalam paparannya, Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penggerak utama sektor pertanian di masa depan. Menurutnya, pembangunan pertanian nasional membutuhkan SDM muda yang adaptif, inovatif, serta mampu menghadapi tantangan global dan perubahan zaman.

“Di masa mendatang, generasi muda akan menjadi kunci sekaligus motor penggerak ketahanan pangan Indonesia. SDM pertanian yang unggul dan berdaya saing global sangat dibutuhkan untuk mendukung program strategis pertanian menuju swasembada pangan,” ujarnya.

Kementan

Ia menjelaskan, keterlibatan pemuda dalam sektor pertanian menjadi semakin penting mengingat usia petani di Indonesia yang terus menua, meningkatnya kebutuhan pangan akibat pertumbuhan penduduk, serta adanya bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara optimal.

Oleh karena itu, kata dia, transformasi pendidikan vokasi pertanian dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi petani muda profesional yang mampu mewujudkan pertanian modern dan berkelanjutan.

Advertisement

Selain itu, Arsanti juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja di sektor pertanian melalui inovasi, teknologi, dan kewirausahaan berbasis agribisnis.

Melalui kuliah tamu ini, Polbangtan Malang berkomitmen mendukung pengembangan SDM pertanian berkualitas sekaligus memperkuat peran pendidikan vokasi sebagai motor penggerak regenerasi petani Indonesia.

Di samping itu, kuliah tamu ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan pertanian nasional serta menjadi generasi muda yang siap membawa sektor pertanian Indonesia lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia