Advertisement
Indonesia Positif

Pastikan Fasilitas Mina Terpenuhi, PPIH Daker Madinah Cek Tenda Jemaah Haji Indonesia

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi daerah kerja (daker) Madinah melakukan pengecekan dan peninjauan langsung ke Mina.

TIMES Indonesia,
Pastikan Fasilitas Mina Terpenuhi, PPIH Daker Madinah Cek Tenda Jemaah Haji Indonesia
Waka Satgas Mina Zaenal Mutaqin didampingi Kasi Linjam daker Madinah Ali Nurohim dan Kasi MCH daker Madinah Ranita Erlanti Harahap. (FOTO: Fahmi/MCH 2026)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MAKKAH Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi daerah kerja (daker) Madinah melakukan pengecekan dan peninjauan langsung ke Mina, Selasa (19/5/2026). 

Peninjauan langsung dilakukan oleh PPIH daker Madinah untuk memastikan seluruh fasilitas untuk jemaah haji Indonesia yang ada di Mina sudah tersedia dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan. 

Advertisement

“Kita dari Satgas Mina atau khususnya daerah kerja Madinah itu akan mensurvei sekaligus juga mensweeping dan juga melihat ploting untuk tenda jemaah haji Indonesia,” ucap Waka Satgas Mina Zaenal Mutaqin kepada Media Center Haji. 

Zaenal mengatakan, pengecekan langsung ini dilakukan agar petugas yang tergabung dalam satgas Mina bisa memastikan bahwa seluruh fasilitas tenda itu betul-betul siap dan ada untuk jemaah haji Indonesia.

“Kalau di Makkah atau di Madinah itu mereka tempat tinggalnya berupa hotel, maka di Arafah dan di Mina, tempat tinggal berupa tenda dan juga fasilitas seperti kasur, bantal, selimut dan juga fasilitas untuk kebersihan atau MCKnya,” kata Zaenal. 

Zaenal menegaskan, kedatangan PPIH Arab Saudi daker Madinah untuk memastikan bahwa seluruh fasilitas yang disiapkan oleh syarikah itu betul-betul sudah siap. 

“Jadi ketika nanti ada yang kurang siap maka kita bisa petakan dan sejak dini kita mitigasi. Jadi ketika misalnya ada syarikah yang misalnya bantalnya kurang, kasurnya kurang, airnya ada yang kurang berfungsi, AC-nya tidak dingin, maka dari sejak sekarang kita sudah antisipasi dan mitigasi dan kemudian kita sampaikan komplain kepada pihak syarikah,” tandasnya. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia