Hari Kebangkitan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi PC LP Ma’arif NU Pulau Bawean dan SMA Islam NU Pujon
Semangat kebangkitan pendidikan berbasis nilai keislaman dan kemajuan zaman terasa begitu kuat di lingkungan SMA Islam NU Pujon
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Semangat kebangkitan pendidikan berbasis nilai keislaman dan kemajuan zaman terasa begitu kuat di lingkungan SMA Islam NU Pujon, Malang saat menerima kunjungan kerja dari PC LP Ma’arif NU Bawean Kabupaten Gresik bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus studi inspiratif bagi jajaran pengurus LP Ma’arif NU Bawean bersama 27 kepala sekolah di bawah naungan lembaga tersebut. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala SMA Islam NU Pujon, Mustofa beserta seluruh civitas sekolah.
Dalam sambutannya, Mustofa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para tamu dari Pulau Bawean. Ia berharap kunjungan tersebut dapat mempererat ukhuwah sekaligus menjadi ruang berbagi gagasan dalam pengembangan pendidikan NU yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Saya sangat menyambut baik akan kehadiran bapak ibu Pengurus PC LP Ma’arif NU Bawean semuanya. Mohon maaf jika dalam penyambutan kurang berkenan, semoga bisa membawa kesan positif dari sekolah kami,” tutur Mustofa.
Sosok Mustofa sendiri dikenal sebagai kepala sekolah visioner yang telah lebih dari dua dekade memimpin SMA Islam NU Pujon menuju perkembangan yang signifikan. Di bawah kepemimpinannya, sekolah yang berdiri sejak tahun 1983 tersebut terus bertahan dan berkembang di tengah dinamika pendidikan modern.
Meski telah berusia lebih dari empat puluh tahun, SMA Islam NU Pujon tetap menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai ahlussunnah wal jamaah. Hal itu tercermin dari berbagai program unggulan yang dimiliki sekolah, mulai dari Double Track Aplikasi Perkantoran, Tata Rias, Tata Busana hingga Teknik Sepeda Motor.
Program-program tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di lingkungan NU mampu melahirkan lulusan yang religius, terampil, mandiri, dan siap bersaing dalam era kompetitif global. Bahkan, gagasan World Classroom dengan jejaring pendidikan bersama Jepang kini mulai dikembangkan sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas peserta didik menuju wawasan internasional.
Tak hanya unggul dalam pengembangan keterampilan, SMA Islam NU Pujon dan MTs TMI Pujon juga dikenal kuat dalam pembentukan karakter siswa. Rutinitas positif setiap pagi seperti mengaji bersama, Shalat Dhuha, hingga Shalat Dhuhur berjamaah menjadi budaya sekolah yang terus dijaga.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Saikudin, Kepala MTs TMI Pujon juga menyampaikan perjalanan pendidikan Madrasah Tsanawiyah TMI Pujon sebagai Madrasah Tsnawiyah yang pertama berdiri di Kecamatan Pujon sejak tahun 1922. Atmosfer religius tersebut menjadikan MTs TMI Pujon dan SMA Islam NU Pujon tidak sekadar tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembinaan moral dan spiritual generasi muda.
Kunjungan kerja PC LP Ma’arif NU Bawean sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ziarah Muassis NU di Jombang. Ketua PC LP Ma’arif NU Bawean, Ali Subhan hadir langsung bersama sekretaris dan jajaran pengurus lainnya.
Ali Subhan merupakan tokoh pendidikan dan organisasi NU yang memiliki perjalanan panjang dalam pengabdian. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PC IPNU, Ketua MWC NU Tambak, Sekretaris PC NU Bawean hingga kini dipercaya menjadi Ketua PC LP Ma’arif NU Bawean periode 2022–2027. Selain aktif di organisasi, ia juga menjadi Pengasuh Pondok Pesantren MBI Mambaul Falah sejak tahun 2010.
Dalam kesempatan tersebut, Ali Subhan mengaku sangat terkesan dengan perkembangan SMA Islam NU Pujon yang dinilai mampu membangun ekosistem pendidikan sehat dan progresif.
“Kreativitas SMA Islam NU Pujon dalam menjawab problem sesuai perkembangan zaman dan segala bentuk social movement merupakan keberhasilan menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat,” ungkapnya.
Pada agenda kunjungan ini, para tamu juga mendapatkan pemaparan tentang perjalanan dan pengembangan program sekolah yang disampaikan oleh Muali. Sosok Muali dikenal luas sebagai penggerak pendidikan yang aktif dalam pengembangan sumber daya manusia dan gerakan transformasi pendidikan di Kabupaten Malang.
Berbagai pengalaman strategis pernah diembannya, mulai dari Guru Penggerak, Koordinator Pengajar Praktik, hingga Ketua MGMP TIK dan Informatika SMA di Kabupaten Malang. Selain aktif di dunia pendidikan, Muali juga memiliki peran penting dalam organisasi NU sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Pujon.
Melalui kunjungan ini, SMA Islam NU Pujon, Malang kembali menegaskan dirinya sebagai sekolah NU yang terus bergerak maju, adaptif, dan inspiratif. Semangat kolaborasi, inovasi, serta penguatan karakter menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi masa depan tanpa kehilangan identitas kebangsaan dan keislaman ahlusunah waljamaah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

