Advertisement
Indonesia Positif

Pentingnya Edukasi, Wamenag Puji Pelayanan Kesehatan Haji 2026

Kesehatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 dinilai lebih baik. Kenapa demikian?

TIMES Indonesia,
Pentingnya Edukasi, Wamenag Puji Pelayanan Kesehatan Haji 2026
Pelayanan kesehatan terhadap jemaah haji Indonesia. (FOTO: Fahmi/MCH 2026)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Makkah Kesehatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 dinilai lebih baik karena angka jemaah yang dirawat baik di Rumah Sakit Arab Saudi, Klinik Kesehatan Haji Indonesia, klinik satelit di sektor-sektor relatif minim. 

Capaian ini tentunya terwujud berkat kerjasama semua pihak termasuk edukasi kesehatan yang dilakukan oleh petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) dan penanganan yang baik saat perawatan jemaah haji Indonesia. 

Advertisement

“Kerja sama yang bagus antara Kementerian Haji Indonesia dengan Arab Saudi, sehingga hari ini jumlah yang dirawat itu sangat minim. Pelayanan kesehatan juga semakin turun karena jemaahnya sudah betul-betul diedukasi dengan baik,” ucap Wamenag yang juga tim Amirul Hajj Romo Muhammad Syafii kepada Media Center Haji, Kamis (21/5/2026). 

Menurut Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Syafi'i, sapaan akrabnya, kesiapan petugas haji sendiri semakin baik sehingga pelayanan kesehatan kepada jemaah berjalan baik dan lancar termasuk dengan beragam skenario yang telah dipersiapkan oleh petugas kesehatan dalam melayani jemaah. 

“Saya lihat semakin baik sehingga terbayang oleh saya kalau ada yang terganggu kesehatannya, Kementerian Haji sudah menyiapkan segala macam skenario untuk melayani jemaah yang terganggu kesehatannya,” ungkapnya. 

Menurut Wamenag, apresiasi yang ditujukan kepada Kemenhaj RI dari pemerintah Arab Saudi atas pelayanan kesehatan yang baik ini merupakan hal yang luar biasa. 

“Kemarin Pak Menteri (Menhaj RI-red) dan Wakil Menteri (Wamenhaj RI-red) dapat undangan resmi dari Menteri Dalam Negeri Arab Saudi mengapresiasi dua hal yang diapresiasi oleh Arab Saudi,” ujarnya. 

Advertisement

“Pertama tentang teknik pelaksanaan yang semakin baik, petugas yang semakin profesional, dan pelayanan kesehatan yang juga semakin baik. Saya kira sebagai Wakil Menteri Agama, saya meng-appreciate kerja-kerja Kementerian Haji,” tandasnya. (*/MCH) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia