Stadion GOR Haji Agus Salim Padang Segera Direkonstruksi, Pedagang Diminta Kosongkan Kawasan
Stadion GOR Haji Agus Salim Padang akan direkonstruksi menjadi stadion berstandar AFC. Pedagang dan masyarakat diminta mengosongkan kawasan sebelum pertengahan Juni 2026.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Padang dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan penataan kawasan Stadion GOR Haji Agus Salim (GHAS) sebagai bagian dari persiapan rekonstruksi total stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut.
Melalui pengumuman resmi yang beredar di media sosial, seluruh pedagang dan masyarakat yang masih beraktivitas di kawasan GOR Haji Agus Salim diminta segera mengosongkan lokasi paling lambat pertengahan Juni 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan dan penataan ulang kawasan olahraga terbesar di Kota Padang itu.
Rekonstruksi Stadion GOR Haji Agus Salim akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI dengan konsep stadion modern berstandar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga di Sumatera Barat.
Berdasarkan desain yang telah dirilis, stadion baru nantinya akan memiliki kapasitas sekitar 15.000 penonton dengan fasilitas yang lebih modern, nyaman, dan aman. Selain tribun single seat, stadion juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti lounge, royal box, area komersial, serta penataan kawasan yang lebih representatif.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat sebelumnya telah mengimbau seluruh pihak yang masih menempati area kompleks GHAS untuk segera melakukan pengosongan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal. Penataan kawasan mencakup stadion utama beserta fasilitas olahraga di sekitarnya.
Proyek rekonstruksi tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp400 miliar dan ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun. Kehadiran stadion baru diharapkan menjadi tonggak kebangkitan olahraga Sumatera Barat sekaligus menghadirkan fasilitas yang lebih layak bagi masyarakat dan klub sepak bola Semen Padang FC.
Pemerintah juga mengimbau seluruh pihak untuk mendukung proses pengosongan dan pembangunan dengan menjaga ketertiban serta keamanan selama pekerjaan berlangsung. Dengan dimulainya tahapan ini, masyarakat kini menantikan terwujudnya wajah baru GOR Haji Agus Salim yang lebih modern dan menjadi kebanggaan Ranah Minang.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


