Advertisement
Indonesia Positif

PMI Jember Gelar PSN Massal dan Fogging di Selodakon untuk Cegah Penyebaran DBD

PMI Kabupaten Jember bersama pemerintah desa dan puskesmas menggelar pemberantasan sarang nyamuk serta fogging di Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, guna mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue.

TIMES Indonesia,
PMI Jember Gelar PSN Massal dan Fogging di Selodakon untuk Cegah Penyebaran DBD
Relawan PMI yang sedang melakukan fogging. (Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER Guna memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat menggelar aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) massal dan pengasapan (fogging), Jumat (05/06/2026). Aksi tanggap darurat ini dipusatkan di kawasan Dusun Tegal Paron (RT 01 & 02 / RW 08), Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul.

Langkah preventif ini diambil sebagai respons cepat untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Fokus utama penyisiran adalah area-area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk, seperti genangan air bersih, sudut rumah yang lembap, dan area gelap baik di lingkungan dalam maupun luar rumah.

Advertisement

Dalam aksi ini, PMI Jember mengerahkan delapan relawan yang dibagi menjadi dua tim. Berbekal dua unit mesin thermal fogging, para relawan menyisir berbagai titik krusial. Tidak hanya area pekarangan, saluran air, dan tumpukan barang bekas di sekitar rumah warga saja yang diasapi, namun fasilitas publik seperti tempat ibadah (mushola) dan gedung sekolah juga tidak luput dari sterilisasi.

Bahkan, petugas sengaja membuka penutup selokan di dekat area persawahan dan pusat keramaian warga di sekitar Balai Desa Selodakon untuk memastikan jentik serta nyamuk dewasa mati total.

"Seluruh elemen Desa Selodakon turun langsung dalam agenda Jumat pagi ini. Ini adalah ikhtiar bersama agar tidak ada lagi warga kami yang terjangkit DBD. Di samping itu, kami juga terus mengedukasi warga agar konsisten menjaga kebersihan lingkungan," ujar Kepala Desa Selodakon, Suryanto. Sabtu (06/06/2026).

Selain melakukan pengasapan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi langsung kepada masyarakat. Petugas dari Puskesmas Klatakan bersama para kader posyandu setempat berkeliling memberikan sosialisasi mengenai pentingnya gerakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang).

Langkah mandiri ini dinilai jauh lebih efektif untuk jangka panjang guna memotong siklus hidup nyamuk pembawa virus dengue tersebut.

Advertisement

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut cepat dari permohonan tertulis yang diajukan oleh pihak desa. "Begitu menerima surat permintaan fogging dari Desa Selodakon, tim Markas PMI langsung menerjunkan relawan untuk melakukan asesmen situasi. Hari ini, sebagai bentuk tindak lanjutnya, kami berkolaborasi dengan pemdes, puskesmas, kader posyandu, hingga tokoh masyarakat setempat untuk melakukan intervensi," terang Zainollah.

Meski demikian, PMI mengingatkan bahwa fogging hanyalah solusi sementara. Keberhasilan dalam menekan angka kasus DBD sangat bergantung pada komitmen dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan tempat tinggal masing-masing.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia