88 ASN Pemkot Probolinggo Dimutasi, Sejumlah Pejabat Bergeser ke Dinas Strategis
Sebanyak 88 ASN Pemkot Probolinggo menjalani mutasi, rotasi, dan promosi. Sejumlah pejabat bergeser ke dinas strategis guna memperkuat pelayanan publik.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PROBOLINGGO – Gerbong birokrasi Pemerintah Kota Probolinggo kembali bergerak. Sebanyak 88 aparatur sipil negara (ASN) menjalani mutasi, rotasi, dan promosi dalam pelantikan yang digelar di Gedung Puri Manggala Bhakti, Kantor Pemkot Probolinggo, Senin (8/6/2026).
Perubahan tersebut berdasarkan Keputusan Wali Kota Probolinggo Nomor 800.1.3.3/383/425.203/2026 yang diterbitkan pada 8 Juni 2026. Kebijakan ini juga mengacu pada rekomendasi teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang diterbitkan pada akhir Mei 2026.
Perombakan berskala besar ini tidak hanya terlihat dari jumlah pejabat yang bergeser, tetapi juga pola penempatan sejumlah pejabat berlatar belakang kewilayahan ke organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengangkatan mantan Camat Mayangan, Agus Dwiwantoro, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Penempatan Agus dinilai selaras dengan pengalaman yang dimilikinya dalam menangani persoalan lingkungan di tingkat kecamatan, mulai dari pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, hingga pelibatan masyarakat.
Selain itu, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama juga mengalami pergeseran. Setiorini Sayekti yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-PKP) kini dipercaya memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Posisi Kepala DPUPR-PKP selanjutnya ditempati Gofur Effendy yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Rotasi juga terjadi di sektor perekonomian dan pelayanan publik. Slamet Swantoro yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian kini dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Jabatan yang ditinggalkannya diserahkan kepada Agus Efendi yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum. Sementara itu, posisi Asisten Administrasi Umum kini ditempati Retno Fadjar Winarti.
Adapun jabatan yang sebelumnya diemban Retno Fadjar Winarti sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja kini dipercayakan kepada Retno Wandansari.
Di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Probolinggo, Madihah yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kini dipercaya sebagai Sekretaris DPRD. Sementara itu, Teguh Bagus Sujawanto bergeser menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan.
Posisi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang ditinggalkan Madihah kini diisi oleh Siti Romlah, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Penguatan struktur organisasi juga dilakukan melalui promosi sejumlah pejabat administrator. Di antaranya Pudi Adji Tjahjo Wahono di Dinas Perhubungan serta Lucia Aries Yuliyanti di Dinas Komunikasi dan Informatika.
Pada level administrator dan pengawas, penyegaran organisasi dilakukan secara merata melalui pergeseran sejumlah posisi strategis, mulai dari bidang teknis di DPUPR-PKP, manajemen RSUD dr. Mohamad Saleh, hingga jabatan di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Pemerintah Kota Probolinggo menegaskan bahwa restrukturisasi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik kepada masyarakat .(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


