Mahasiswa PSDKU UB Kediri Terlibat GPM hingga Konservasi Ikan
Dalam menjaga ketahanan pangan, mahasiswa punya banyak peranan mulai sebagai agen perubahan, inovator teknologi sampai penggerak masyarakat. Hal itu diperlihatkan dua mahasiswa Program Studi S1 Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Kediri – Dalam menjaga ketahanan pangan, mahasiswa punya banyak peranan mulai sebagai agen perubahan, inovator teknologi sampai penggerak masyarakat. Hal itu diperlihatkan dua mahasiswa Program Studi S1 Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya Kediri, yaitu Erina Martaningtyas dan Yuniar Kristianti Mustika Sari dalam kegiatan Magang Berdampak 2026 di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri. Salah satunya adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) Ramadhan 1447 H yang dilaksanakan secara begilir pada tanggal 23–27 Februari 2026 di beberapa kelurahan, yaitu Kelurahan Tempurejo, Kaliombo, Betet, Rejomulyo, dan Bangsal.
Pada pelaksanaan GPM di Kelurahan Betet, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turut melakukan peninjauan secara langsung. Dalam kunjungannya, Wali Kota Kediri meninjau stan penjualan dan berinteraksi dengan masyarakat untuk memastikan kegiatan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi warga. Melalui program ini, Pemerintah Kota Kediri berupaya menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, dan meningkatkan daya beli masyarakat.
"Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, ikan, serta komoditas pangan lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat karena membantu memenuhi kebutuhan pangan menjelang bulan suci Ramadhan," ujar Erina Martaningtyas, Selasa, (09/06/2026).
Selain terlibat dalam Gerakan Pangan Murah, mahasiswa magang juga berpartisipasi dalam kegiatan penebaran 13.100 benih ikan endemik Jawa Timur di kawasan Sumber Banteng pada 13 Maret 2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian ekosistem perairan dan konservasi ikan endemik daerah.

"Kami turut membantu berbagai persiapan teknis di lapangan, mulai dari penyiapan benih ikan, mendampingi proses penebaran, hingga mendukung koordinasi kegiatan agar berjalan lancar," tambah Yuniar Kristianti Mustika Sari.
Keterlibatan mahasiswa magang menjadi bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam mendukung program pelestarian lingkungan. Selain itu dengan terlibat dalam kedua kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik secara langsung, tetapi juga meningkatkan wawasan mengenai ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian sumber daya perairan.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dikemas dalam kegiatan MBKM 2026 ini telah mendukung pencapaian beberapa agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yakni SDG 8 yang mana terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dan
SDG 17, yang berkaitan dengan kemitraan untuk mencapai tujuan, yakni melalui kolaborasi antara Universitas Brawijaya, DKPP Kota Kediri, Pemerintah Kota Kediri, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan pelestarian sumber daya perairan.
Dalam pelaksanaannya, kedua mahasiswa tersebut mendapatkan pendampingan dari DKPP Kota Kediri serta bimbingan akademik dari Dosen Anissa Aprilia Nurkhasanah, S.Pi., M.Sc. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


