Advertisement
Indonesia Positif

Potret Sinergi Petani dan Aparat dalam Panen Raya Jagung Hibrida di Cianjur

Kegiatan agrikultur tersebut dipusatkan di atas lahan non-Lahan Baku Sawah di kawasan Kampung Pasir Munding, RT 04 RW 01, Desa Kebonpeuteuy, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

TIMES Indonesia,
Potret Sinergi Petani dan Aparat dalam Panen Raya Jagung Hibrida di Cianjur
Panen raya Jagung Hibrida di Cianjur. (FOTO: Istimewa)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

CIANJUR Polsek Warungkondang Polres Cianjur mengambil langkah nyata bersama petani dalam memperkuat stabilitas pangan melalui pelaksanaan panen raya komoditas jagung hibrida. 

Kegiatan agrikultur tersebut dipusatkan di atas lahan non-Lahan Baku Sawah atau Non-LBS yang terletak di kawasan Kampung Pasir Munding, RT 04 RW 01, Desa Kebonpeuteuy, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Advertisement

Agenda pemetikan hasil bumi yang dimulai tepat pagi hari waktu setempat itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Warungkondang bersama jajaran personelnya serta didampingi kelompok tani setempat.

Melansir informasi tersebut dari akun Instagram @polres.cianjur yang mengabarkan keterlibatan aktif kepolisian di lapangan. Aparat bersinergi secara intensif dengan Kelompok Tani Kayu Manis yang dipimpin oleh seorang warga bernama Asep. 

"Adapun komoditas yang dipanen tumbuh di atas area produktif seluas kurang lebih empat ribu meter persegi, dengan proses penanaman yang telah diinisiasi sejak akhir Desember tahun lalu," ujar Kapolsek Warungkondang Kompol Tedi Setiadi, S.IP., Selasa (9/6/2026).

Dari luasan lahan produktif tersebut, kuantitas hasil panen diproyeksikan mampu menyentuh angka satu setengah ton jagung hibrida berkualitas. 

Capaian sektor pertanian ini ditargetkan dapat menyokong penguatan pemenuhan pangan warga sekaligus mendongkrak taraf hidup ekonomi para petani lokal di wilayah tersebut. 

Advertisement

Lebih lanjut pihaknya berharap agar pemanfaatan area ini dapat menjadi stimulus berkelanjutan bagi pengelolaan ruang terbuka hijau yang bernilai guna.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri sebagai penggerak ketahanan pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani dan pemanfaatan lahan produktif di wilayah hukum Polsek Warungkondang. 

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen institusi bhayangkara dalam mengawal produktivitas pangan di tingkat akar rumput melalui asistensi terpadu.

Sejumlah perwira dan personel kepolisian turut mendampingi jalannya agenda ini, di antaranya IPTU Suhendra, IPDA Dede Rahmat, AIPTU Teguh Waluyo, AIPDA Sugeng Supriyadi, serta AIPTU Andi Subandi selaku Bhabinkamtibmas Desa Kebonpeuteuy. 

Hingga seluruh rangkaian acara selesai, suasana di area persawahan terpantau berjalan secara aman, tertib, serta kondusif demi mewujudkan sinergi harmonis antara korps baju cokelat dan masyarakat Kabupaten Cianjur. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum STAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia