Laba Bersih PT Arkadia Digital Media Tbk Naik 45,1 Persen pada 2025, Manajemen Optimistis Bisnis Terus Bertumbuh
PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) kembali mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun buku 2025. Berdasarkan laporan keuangan tahunan Perseroan, laba bersih pada penutupan tahun 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
JAKARTA – PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) kembali mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun buku 2025. Berdasarkan laporan keuangan tahunan Perseroan, laba bersih pada penutupan tahun 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, Suwarjono, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Hotel Kimaya, Slipi, Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Laba bersih Perseroan tercatat mencapai Rp1,763 miliar atau meningkat 45,1 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,215 miliar. Kenaikan tersebut diraih di tengah penurunan pendapatan secara keseluruhan akibat berbagai faktor eksternal.
Menurut Suwarjono, peningkatan laba bersih diperoleh melalui optimalisasi pendapatan dengan biaya produksi yang minimal, peningkatan produktivitas usaha, serta penerapan efisiensi di berbagai lini.
“Capaian ini, selain kembali menjadi bukti daya tahan dan ketangguhan model bisnis Perseroan di tengah tantangan industri, juga istimewa karena melanjutkan grafik positif dari tahun sebelumnya,” ujar Suwarjono dalam pemaparannya pada RUPST.
Berdasarkan berbagai capaian dan inisiatif yang telah dijalankan, Direksi optimistis terhadap prospek usaha ke depan. Optimalisasi iklan langsung dari perusahaan swasta dan mitra masih menjadi salah satu fokus utama, sejalan dengan strategi konten yang menyasar kalangan pengambil kebijakan maupun masyarakat umum.
Suwarjono mengungkapkan terdapat enam faktor yang menjadi dasar optimisme Perseroan. Pertama, pengembangan program-program baru berbasis ekosistem media, komunitas, dan media sosial. Kedua, peningkatan kerja sama dengan platform global seperti Meta, Google, dan platform berbasis kecerdasan buatan (AI).
Ketiga, meningkatnya anggaran belanja iklan media. Keempat, pengembangan layanan Aura Research berbasis data dan teknologi AI. Kelima, pengembangan media sosial berbasis media lokal, influencer, dan kreator konten. Keenam, penguatan ekosistem komunitas yang melibatkan kreator konten, influencer, key opinion leader (KOL), media lokal, UMKM, kampus, mahasiswa, serta komunitas dengan segmentasi khusus.
RUPST turut dihadiri Direktur PT Arkadia Digital Media Tbk, Popi Puspitasari, Komisaris Utama Stephen Kurniawan Sulistyo yang sekaligus memimpin rapat, Komisaris Iwa Sukresno Karunia, serta Komisaris Independen Ariyo Ali Suprapto.
Atas capaian positif tersebut, Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada Direksi.
“Capaian laba bersih ini menjadi simbol progres, yang sekaligus membuktikan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk menciptakan keberlanjutan dan profitabilitas di masa depan. Kami juga mengapresiasi kepemimpinan Dewan Direksi yang telah berhasil mengendalikan perusahaan dengan sangat baik, menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, serta terus membuka peluang-peluang baru untuk ekspansi,” kata Iwa Sukresno Karunia mewakili Dewan Komisaris.
Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui empat agenda utama, yakni pengesahan laporan tahunan tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba rugi Perseroan, penetapan gaji dan tunjangan Direksi serta Dewan Komisaris, dan penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.
Usai RUPST, Perseroan melanjutkan kegiatan dengan Paparan Publik (Public Expose) secara daring melalui Zoom. Dalam kesempatan itu, Suwarjono dan Popi Puspitasari kembali memaparkan kinerja Perseroan serta prospek bisnis ke depan.
Menurut Suwarjono, pengembangan program berbasis ekosistem media terus diperkuat melalui kolaborasi dengan komunitas, lembaga swasta, pemerintah, dan sponsor dalam berbagai kegiatan seperti workshop, festival, dan event.
Ia juga menilai tren peningkatan kerja sama dengan platform global serta naiknya anggaran belanja iklan digital menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan Perseroan.
“Budget belanja iklan yang bisa didapat media melalui berbagai saluran, termasuk lewat media sosial, secara total masih naik signifikan. Ini menghadirkan optimisme sekaligus menjadi peluang yang harus dimaksimalkan,” ungkapnya.
Salah satu pengembangan terbaru Perseroan adalah Aura Research yang diluncurkan pada Maret 2026. Mengusung tagline “research, strategic & innovation”, layanan berbasis data dan teknologi AI tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan redaksi maupun bisnis perusahaan.
“Aura ini memanfaatkan kemampuan teknologi yang kami miliki saat ini dan dapat digunakan baik untuk kebutuhan internal maupun eksternal. Layanan yang ditawarkan mulai dari riset dan pemetaan isu berbasis data hingga advokasi dan solusi strategis,” jelas Suwarjono.
Dalam waktu dekat, Perseroan juga akan meluncurkan model bisnis baru berbasis AI melalui pemanfaatan Generative Engine Optimization (GEO). Layanan tersebut merupakan pengembangan dari Search Engine Optimization (SEO) untuk menghasilkan konten yang lebih sesuai dengan kebutuhan klien melalui teknologi AI.
Sebagai penutup, Suwarjono menegaskan bahwa diversifikasi sumber pendapatan akan terus menjadi kekuatan utama Perseroan dalam menjaga pertumbuhan bisnis.
Menurutnya, soliditas tim dan inovasi yang berkelanjutan menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kinerja perusahaan pada masa mendatang. Selain itu, Perseroan saat ini juga berada pada jalur penyeimbangan fundamental keuangan, khususnya pada aspek pendapatan dan biaya, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap struktur liabilitas dan ekuitas perusahaan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


