Kirim 32 Penggalang Pilihan ke Jamnas XII 2026, Ketua Kwarcab Kabupaten Madiun
32 pramuka penggalang Kabupaten Madiun ikut Jambore Nasional XII di Cibubur (13-20 Agustus 2026). Tema: swasembada pangan. Wabup dr Purnomo Hadi pesan tampilkan identitas Kampung Pesilat dan senam khas Madiun.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MADIUN – Sebanyak 32 pramuka penggalang dari berbagai gugus depan SMP bakal dikirim menjadi duta Kabupaten Madiun di ajang Jambore Nasional XII 2026. Mereka mengikuti pembekalan selama dua bulan sebelum berangkat ke Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun meninjau pembekalan kontingen Jamnas XII 2026 di Sanggar Krida Pramuka Jiwan. Wabup hadir untuk memberikan motivasi kepada para duta Pramuka yang didampingi orang tua.
"Mereka adalah anak-anak pilihan yang akan dilatih serta dibekali disiplin dan skill agar menjadi team work yang hebat," ujar dr Purnomo Hadi yang akrab disapa dr Pur, Sabtu (13/6/2026).
Sebagai duta Kabupaten Madiun, dr Pur berpesan agar anggota kontingen tidak hanya mengedepankan kemampuan tetapi juga etika. Mereka juga diharapkan menampilkan identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat. "Saat jambore nanti harus melakukan yang terbaik sebagai duta Kabupaten Madiun Bersahaja," ujar dr Pur.

Jamnas XII 2026 adalah pertemuan akbar Pramuka Penggalang se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang dilaksanakan pada 13-20 Agustus 2026. tema besar yang diusung, yakni “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Pemilihan tema ini merupakan bentuk komitmen Gerakan Pramuka dalam mengimplementasikan perannya sebagai garda terdepan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
"Jambore kali ini menekankan pada penguatan ketahanan pangan. Adik-adik pramuka dilatih sensitivitas soal pangan. Pangan itu penting. Mereka adalah generasi masa depan yang diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan di Indonesia," tegas dr Pur.
Sebelum berangkat ke Cibubur, kontingen Kabupaten Madiun mengikuti 12 kali pertemuan pelatihan. Materi pelatihan meliputi penguatan fisik, pembentukan regu, wawasan kebangsaan dan skill kepramukaan.

"Kita akan menampilkan Senam Kampung Pesilat yang menjadi ikon Kabupaten Madiun saat pentas seni," ungkap Iqsan Arif Prasetyo pendamping kontingen putra.
Setelah mengikuti Jamnas XII 2026, lanjut Iqsan, para pramuka penggalang diharapkan bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada teman atau juniornya. Sehingga mereka lebih bersemangat mengikuti kegiatan pramuka di sekolah.
Kontingen Jamnas XII 2026 yang dipimpin Bhakti Widianto merupakan pramuka penggalang pilihan yang diseleksi melalui kwarting ranting (kwaran) se-Kabupaten Madiun. Mereka akan berangkat ke Cibubur bersama enam orang pendamping. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


