Advertisement
Indonesia Positif

Hama Tikus Hantui Probolinggo, Polisi Amankan Lahan Jagung

Serangan hama tikus mulai merangsek dan mengancam ratusan hektare lahan pertanian di kawasan Probolinggo direspons cepat oleh jajaran kepolisian.

TIMES Indonesia,
Hama Tikus Hantui Probolinggo, Polisi Amankan Lahan Jagung
Petugas Polsek Wonomerto dampingin petani jagung,amankan lahan dari hama tikus. (Foto: Humas Polres Probolinggo Kota For TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Probolinggo Serangan hama tikus mulai merangsek dan mengancam ratusan hektare lahan pertanian di kawasan Probolinggo direspons cepat oleh jajaran kepolisian.

Polsek Wonomerto, Polres Probolinggo Kota menerjunkan personel polisi ke sektor hulu pertanian guna membentengi komoditas pangan lokal dari risiko gagal panen terstruktur.

Advertisement

Langkah taktis tersebut menyasar kawasan pertanian di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Probolinggo. Mengingat wilayah tetangga di koridor Tapal Kuda mulai mencatatkan angka kerusakan lahan yang cukup signifikan akibat serangan yg tikus tersebut, jajaran kepolisian tidak ingin kecolongan dan memilih melakukan proteksi dini terhadap aset pangan milik masyarakat.

Fokus pengamanan dan pendampingan terpusat di lahan jagung seluas satu hektare milik Sutar, anggota Kelompok Tani Sumber Makmur II. 

Tanaman jagung di wilayah ini sedang berada dalam fase krusial menuju masa panen raya yang diproyeksikan jatuh pada awal September 2026 mendatang, sehingga deteksi dini terhadap pergerakan hama menjadi harga mati agar tidak memicu efek domino kerugian ekonomi bagi petani.

Kapolsek Wonomerto, AKP Bagus Purnama menegaskan, keterlibatan aktif kepolisian dalam mitigasi hama ini merupakan langkah konkret untuk memastikan rantai pasok pangan di Probolinggo tetap aman dari tren negatif pembusukan lahan di tingkat regional. 

Polsek Wonomerto mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas untuk membangun sistem peringatan dini (early warning system) yang menghubungkan petani secara langsung dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Advertisement

Di lokasi, Panit Binmas Polsek Wonomerto, Aipda Adin Triyantoro, secara intensif membuka ruang komunikasi guna memetakan potensi kerawanan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sri Hartini
PenulisSri HartiniBergabung di TIMES Indonesia sejak 2021. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, Pemerintahan, seni, budaya dan isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia