Pendampingan Berkelanjutan, PSDKU UB Kediri Dukung Pengembangan Potensi Kelurahan Mrican
Melalui Program KLK, PSDKU UB Kediri berkomitmen untuk menghadirkan site effect kampus yang lebih nyata bagi masyarakat sekitar. Kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi, inovasi, dan pendampingan
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
KEDIRI – Kawasan Kelurahan Mrican, Kota Kediri memiliki banyak potensi besar untuk dikembangkan. Mulai sebagai kawasan edukasi masyarakat berbasis pertanian, perikanan, peternakan, dan pengolahan sampah organik.
Mendorong kelurahan Mrican untuk terus berkembang, PSDKU Universitas Brawijaya Kediri turut ambil bagian dalam mendampingi masyarakat Mrican melalui Program Kampung Lingkar Kampus atau KLK.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran kampus dalam membangun sinergi dengan masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan lingkungan, ketahanan pangan, edukasi, dan penguatan ekonomi lokal.
“PSDKU UB Kediri berupaya menghadirkan dampak langsung kampus bagi masyarakat sekitar, tidak hanya dalam bentuk kegiatan edukatif, tetapi juga pendampingan berkelanjutan," ungkap Ketua KLK PSDKU UB Kediri Supriyadi, S.Pi., M.P, Kamis, (18/06/2026).
Saat ini di Kelurahan Mrican terdapat kluster sedekah sampah di empat titik, pengelolaan sampah organik melalui komposter, bengkel reparasi tanaman, instalasi hidroponik sistem NFT, serta tiga kolam ikan berdiameter kurang lebih tiga meter yang saat ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Kolam tersebut berpotensi dikembangkan untuk budidaya ikan lele dan nila sebagai sarana edukasi, ketahanan pangan, serta contoh usaha produktif skala rumah tangga.
Selain sektor perikanan dan pertanian, masyarakat juga memiliki gagasan pengembangan apartemen ayam kampung petelur. Konsep ini dirancang agar kegiatan peternakan tetap dapat berjalan di lingkungan permukiman tanpa menimbulkan bau yang mengganggu warga sekitar.
Dengan pendekatan yang tepat, sektor peternakan, perikanan, dan pertanian dapat saling terintegrasi dalam satu kawasan edukasi berbasis ekonomi sirkular. Melalui pendampingan kampus, potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang terarah, aplikatif, dan berkelanjutan.
“Kami menyambut baik Program Kampung Lingkar Kampus dari PSDKU Universitas Brawijaya Kediri. Harapannya, program ini dapat menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wilayah, khususnya di RT 02 RW 03," ungkap Sekretaris Kelurahan Mrican Luly Eko Purnomo.
Dengan dukungan , kelurahan Mrican berpeluang menjadi contoh Kampung Lingkar Kampus yang mendukung zero waste, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, serta pendidikan lingkungan bagi masyarakat luas.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat, antara lain keterbatasan waktu, kendala cuaca terutama saat musim hujan, belum berkembangnya budidaya maggot, serta belum optimalnya dukungan permodalan.
Oleh karena itu, kehadiran PSDKU UB Kediri melalui Program KLK diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menyusun konsep, memberikan edukasi teknis, serta mengembangkan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan.
Melalui Program KLK, PSDKU UB Kediri berkomitmen untuk menghadirkan site effect kampus yang lebih nyata bagi masyarakat sekitar. Kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi, inovasi, dan pendampingan berbasis kebutuhan lokal.
"Dengan adanya pendampingan ini, masyarakat tidak hanya semakin sadar dalam mengelola sampah, tetapi juga mampu mengembangkan kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, hidroponik, dan komposter sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan bersama,” tambah Luly.
Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas, SDGs 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


