Dari Kelas ke Sawah, Mahasiswa Polbangtan Malang Dukung Brigade Pangan di Kalimantan Tengah
Sebanyak 16 mahasiswa Polbangtan Malang mendapatkan pengalaman belajar langsung di lapangan melalui kegiatan pendampingan Program Brigade Pangan di Kabupaten Pulang Pisau.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Pufang Pisau – Sebanyak 16 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang mendapatkan pengalaman belajar langsung di lapangan melalui kegiatan pendampingan Program Brigade Pangan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang berlangsung sejak 23 April hingga 19 Juni 2026 tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak sekaligus dukungan terhadap program strategis Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Kegiatan pendampingan difokuskan pada lokasi-lokasi pengembangan usaha tani padi, kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR), Optimalisasi Lahan (Oplah), serta wilayah kerja Brigade Pangan yang menjadi sasaran program peningkatan produksi pangan. Selama masa penugasan, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di lapangan, mulai dari pendampingan petani, pengamatan kondisi lahan, pengumpulan data pertanian, hingga mendukung pelaksanaan berbagai program peningkatan produksi pangan.
Keterlibatan mahasiswa dalam Brigade Pangan menjadi bentuk sinergi antara pendidikan vokasi pertanian dengan kebutuhan pembangunan pertanian nasional. Selain memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memperkuat kompetensi mahasiswa sebagai calon sumber daya manusia pertanian profesional.

Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam Program Brigade Pangan merupakan bentuk nyata implementasi pendidikan vokasi yang mengedepankan pengalaman praktik di lapangan.
“Melalui keterlibatan mahasiswa dalam Program Brigade Pangan, kami ingin memastikan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mahasiswa belajar langsung mendampingi petani, memahami kondisi riil sektor pertanian, sekaligus berkontribusi dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian. Inilah semangat Kampus Berdampak, yaitu menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Uud tersebut menambahkan bahwa pengalaman lapangan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam membangun kompetensi teknis, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Lebih lanjut, Uud menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program strategis Kementerian Pertanian sejalan dengan komitmen Polbangtan Malang dalam mencetak generasi muda pertanian yang unggul, inovatif, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi pembangunan pertanian sekaligus motor penggerak regenerasi petani di Indonesia.
Apresiasi atas dedikasi mahasiswa disampaikan oleh Maryoto, Manager BP Muda Jaya Sejahtera. Menurutnya, kehadiran mahasiswa Polbangtan Malang memberikan kontribusi positif bagi pelaksanaan Program Brigade Pangan di Desa Tahai Jaya.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik mahasiswa Polbangtan Malang yang selama hampir dua bulan telah membantu menyukseskan Program Brigade Pangan, khususnya dalam mendukung kegiatan Cetak Sawah Rakyat di Desa Tahai Jaya. Kehadiran mereka sangat membantu kegiatan di lapangan dan memberikan semangat baru bagi masyarakat. Kami berharap ke depan Polbangtan Malang dapat terus berkolaborasi melalui Program Brigade Pangan di desa-desa lainnya,” ungkap Maryoto.
Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Melalui Program Brigade Pangan dan Kampus Berdampak, mahasiswa Polbangtan Malang tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan regenerasi petani dan penguatan sumber daya manusia pertanian Indonesia.
Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan, Polbangtan Malang terus mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai program strategis Kementerian Pertanian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan SDM pertanian yang profesional, berkarakter, dan siap menjawab tantangan pembangunan pertanian masa depan demi mewujudkan ketahanan pangan nasional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


