Advertisement
Indonesia Positif

Sinergi Polbangtan Malang dan PT Petrokimia Gresik Perkuat Regenerasi SDM Pertanian

Sebanyak 16 mahasiswa Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang resmi diberangkatkan.

TIMES Indonesia,
Sinergi Polbangtan Malang dan PT Petrokimia Gresik Perkuat Regenerasi SDM Pertanian
Polbangtan Malang.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Malang Sebanyak 16 mahasiswa Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang resmi diberangkatkan untuk mengikuti Program Taruna Makmur Batch IX yang diselenggarakan oleh PT Petrokimia Gresik. Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak generasi muda pertanian yang kompeten sekaligus mendukung regenerasi sumber daya manusia pertanian Indonesia.

Pemberangkatan dilakukan pada Sabtu (20/6/2026) di depan Sekretariat Asrama Polbangtan Malang. Selama mengikuti program, para mahasiswa akan ditempatkan di berbagai wilayah binaan Program Makmur untuk melaksanakan pendampingan kepada petani. Mereka bertugas membantu penerapan teknologi budidaya, administrasi usaha tani, serta memberikan layanan agronomis guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Advertisement

Direktur Polbangtan Malang menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam Program Taruna Makmur merupakan bagian dari upaya kampus dalam memperkuat kompetensi lulusan melalui pengalaman belajar langsung di lapangan.

“Mahasiswa harus mampu menunjukkan kompetensi, integritas, dan semangat belajar selama menjalankan tugas pendampingan. Jadikan kesempatan ini sebagai sarana untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus memberikan manfaat nyata bagi petani dan pembangunan pertanian Indonesia,” pesannya saat melepas mahasiswa peserta program.

Program Taruna Makmur memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Selain meningkatkan kompetensi teknis di bidang budidaya dan penyuluhan, program ini juga menjadi wahana penguatan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, serta pemecahan masalah yang dibutuhkan oleh calon penyuluh pertanian profesional.

Ketua Jurusan Pertanian sekaligus Ketua Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Polbangtan Malang, Rika Despita, mengatakan bahwa pengalaman belajar di lapangan menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi dan karakter mahasiswa.

“Program Taruna Makmur memberikan ruang belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk memahami kondisi pertanian secara langsung. Melalui pendampingan kepada petani, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi teknis budidaya dan penyuluhan, tetapi juga membangun kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta pemecahan masalah yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.

Advertisement

Program Taruna Makmur merupakan inisiatif PT Petrokimia Gresik yang telah berjalan sejak tahun 2022 dan terus berkembang setiap tahunnya. Melalui program ini, mahasiswa pertanian diterjunkan sebagai agronom muda untuk mendampingi petani dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan usaha tani melalui penerapan teknologi pertanian yang tepat dan berkelanjutan.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia pertanian sebagai kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian nasional. Regenerasi petani dan peningkatan kompetensi generasi muda menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pertanian modern Indonesia.

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Polbangtan Malang sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, inovatif, dan berdaya saing melalui pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Keterlibatan mahasiswa dalam Program Taruna Makmur menjadi wujud nyata sinergi pendidikan dan industri dalam mencetak generasi muda yang siap menjadi agen perubahan serta penggerak pembangunan pertanian menuju pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia