Usung Edupreneurship Berbasis Budaya, Tim Pendidikan IPA Unipma Juara Kompetisi Nasional
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unipma Madiun (Universitas PGRI Madiun).

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MADIUN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unipma Madiun (Universitas PGRI Madiun). Tim mahasiswa dari program studi tersebut berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam ajang National Business Plan Competition 2026 (Nomination) yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS). Pengumuman pemenang disampaikan pada Minggu (21/6/2026).
Keberhasilan tersebut diraih melalui karya berjudul “Batikedu Academy: Platform Digital Pembelajaran Batik Nusantara Berbasis Kecerdasan Buatan sebagai Jembatan Budaya dan Wirausaha Generasi Muda”. Kompetisi tahun ini mengangkat tema “Edupreneurship Berbasis Budaya”.
Tim perwakilan Unipma Madiun terdiri atas Krisma Lofitasari dan Andara Mashitoh yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan IPA FKIP Unipma Madiun.
Keduanya mengembangkan gagasan yang memadukan teknologi kecerdasan buatan dengan pelestarian budaya batik sekaligus mendorong semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Dalam pengembangan karya tersebut, kedua mahasiswa mendapat pendampingan dari dosen pembimbing Tiara Intan Cahyaningtyas, S.Si., M.Pd. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki kemampuan untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya bangsa.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghadirkan solusi kreatif yang mengintegrasikan aspek pendidikan, budaya, dan kewirausahaan. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkompetisi di tingkat nasional,” ujar Tiara Intan Cahyaningtyas.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan IPA FKIP Unipma Madiun, Dr. Tantri Mayasari, M.Pd., mengapresiasi keberhasilan yang diraih mahasiswanya tersebut. Ia menilai prestasi tersebut mencerminkan kualitas sumber daya mahasiswa yang terus berkembang serta dukungan lingkungan akademik yang kondusif.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa dan sinergi yang baik antara mahasiswa dengan dosen pembimbing. Kami berharap prestasi serupa dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat eksistensi Program Studi Pendidikan IPA FKIP Unipma Madiun di tingkat nasional,” katanya.
National Business Plan Competition 2026 merupakan ajang kompetisi yang mempertemukan berbagai gagasan inovatif dari mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia. Melalui tema Edupreneurship Berbasis Budaya, peserta didorong untuk menghadirkan ide bisnis yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pendidikan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

