Layanan Daker Makkah Tuntas, Kloter Terakhir Jemaah Haji Gelombang Kedua Resmi Diberangkatkan ke Madinah
PPIH Arab Saudi resmi melepas kloter terakhir jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah. Keberangkatan UPG 43 menandai berakhirnya fase pendorongan gelombang kedua sekaligus tuntasnya layanan operasional Daker Makkah pada musim haji 2026.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Madinah – Fase pendorongan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah telah memasuki babak akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi daerah kerja (daker) Makkah secara resmi melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) pamungkas pada gelombang kedua ini untuk selanjutnya menjalani ibadah di Kota Nabi.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa pada hari penutupan ini terdapat tiga kloter utama yang bergerak menuju Madinah, yaitu BDJ 15 (Banjarmasin), SUB 116 (Surabaya), dan UPG 43 (Ujung Pandang). Proses pendorongan rombongan dilakukan secara terukur demi memastikan seluruh aspek kenyamanan jemaah haji Indonesia tetap terjaga selama di perjalanan.
Ihsan mengonfirmasi bahwa rombongan jemaah dari kloter UPG 43 yang mengangkut sebanyak 245 orang menjadi kloter terakhir yang meninggalkan hotel di Makkah.
"Insyaallah UPG-43 ini menjadi penutup dari seluruh kloter yang ada di fase ataupun gelombang kedua," ujar Ihsan Faisal kepada Media Center Haji (MCH) saat meninjau pelepasan jemaah di wilayah Misfalah, Makkah, Senin (22/6/2026).
Bertolaknya kloter UPG 43 ini sekaligus menandai selesainya seluruh portofolio pelayanan yang diemban oleh jajaran petugas operasional Daker Makkah pada musim haji tahun ini.
Ihsan menaruh harapan besar agar momentum perpisahan dengan Kota Suci Makkah ini memberikan kesan mendalam serta menjadi jembatan kelancaran bagi fase berikutnya di Madinah sebelum jemaah diterbangkan kembali ke Indonesia.
"Seluruh petugas, terutama di Daker Makkah, hari ini Alhamdulillah bisa menuntaskan seluruh layanannya dengan penutup dan pemberangkatan di UPG-43," tambah alumnus Program Doktor UIN Sunan Gunung Djati Bandung tersebut.
Pada momen pelepasan yang sama, Staf Teknis Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, M. Ilham Effendy, ikut memberikan untaian apresiasi dan kalimat selamat jalan bagi para jemaah yang hendak bergeser menuju Kota Nabi.
Ilham mengiringi keberangkatan para tamu Allah tersebut dengan doa terbaik agar seluruh ikhtiar spiritual, tetesan keringat, dan tawaf-sa'i yang telah mereka tegakkan di depan Baitullah mendapatkan balasan kemabruran yang sempurna.
"Atas nama petugas, kami mengucapkan selamat jalan kepada Bapak Ibu sekalian yang sesaat lagi akan meninggalkan Kota Suci Mekah al-Mukarramah menuju Kota Nabi Muhammad SAW di Madinah al-Munawarah," ungkapnya.
"Doa kita semua, semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan selama berada di Kota Mekah diterima oleh Allah SWT dan Bapak Ibu semua menjadi haji dan hajah yang mabrur," tandas Ilham. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


