Ribuan Pekerja Kena PHK Hingga Mei 2026, Fastpay Dorong Ketahanan Ekonomi
Gelombang PHK mendorong masyarakat mencari sumber penghasilan baru. Bisnis agen pembayaran digital Fastpay hadir sebagai peluang usaha rumahan berbasis kebutuhan transaksi harian.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
SIDOARJO – Ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi dunia kerja mendorong masyarakat mencari alternatif penghasilan yang lebih fleksibel. Di tengah meningkatnya risiko kehilangan pekerjaan (PHK), usaha berbasis layanan digital mulai dilirik sebagai peluang baru yang dapat dijalankan dari rumah dengan memanfaatkan kebutuhan transaksi masyarakat yang terus berlangsung setiap hari.
Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan sebanyak 23.470 pekerja mengalami PHK sepanjang Januari hingga Mei 2026. Meski angka tersebut belum mencakup seluruh kasus di Indonesia, kondisi itu menjadi pengingat penting bahwa masyarakat perlu menyiapkan sumber pendapatan tambahan sebagai langkah antisipasi menghadapi dinamika ekonomi.
Salah satu peluang yang kini berkembang adalah bisnis agen pembayaran digital. Kebutuhan masyarakat terhadap pembelian pulsa, paket data, top up saldo, pembayaran tagihan, pajak hingga layanan pengiriman paket merupakan aktivitas rutin yang terus berlangsung. Kebutuhan tersebut membuka ruang usaha bagi masyarakat yang ingin memperoleh pemasukan tambahan tanpa harus memulai bisnis dengan sistem yang rumit.
Mengubah Kebutuhan Harian Menjadi Peluang Bisnis
Melihat potensi tersebut, Fastpay hadir sebagai platform keagenan digital yang memungkinkan masyarakat menyediakan beragam layanan transaksi melalui satu aplikasi. Melalui sistem ini, Agen Fastpay atau Juragan Fastpay dapat melayani berbagai kebutuhan transaksi warga di lingkungan sekitar sekaligus memperoleh keuntungan dari setiap transaksi yang dilakukan.
SPV Digital Marketing Fastpay, Dewa, mengatakan peluang bisnis agen pembayaran lahir dari kebutuhan masyarakat yang sudah ada dan terus berulang setiap hari.
“Risiko kehilangan pekerjaan menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap satu sumber pendapatan perlu mulai dievaluasi. Masyarakat membutuhkan pilihan usaha yang realistis, dapat dimulai secara bertahap, dan dekat dengan kebutuhan sehari-hari,” ujar Dewa, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, peluang tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemilik warung, toko kelontong, konter pulsa, koperasi, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang ingin memulai usaha rumahan.
“Melalui Fastpay, masyarakat dapat mengembangkan layanan pembayaran dari warung, toko, konter, maupun rumah. Kebutuhan transaksinya sudah ada. Tantangannya adalah bagaimana agen mengenalkan layanan, memberikan pelayanan yang baik, dan membangun kepercayaan agar pelanggan kembali melakukan transaksi,” imbuhnya.
Satu Aplikasi untuk Beragam Kebutuhan Transaksi
Melalui Fastpay, agen dapat melayani pembelian pulsa dan paket data, pembayaran listrik PLN, PDAM, BPJS, internet, cicilan, transfer bank, tarik tunai, pembelian tiket perjalanan, hingga pembayaran pajak. Kehadiran agen pembayaran juga membantu masyarakat memperoleh akses layanan transaksi yang lebih dekat dan mudah dijangkau, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses ke pusat layanan digital.
“Agen pembayaran dapat menjadi titik layanan transaksi yang dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Satu warung, toko, konter, atau rumah dapat berkembang menjadi tempat masyarakat melakukan berbagai transaksi sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi pemiliknya,” lanjut Dewa.
Ia menambahkan, bagi pemilik warung atau toko kelontong, penambahan layanan pembayaran berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan pelanggan. Masyarakat yang datang untuk membayar tagihan, membeli pulsa, atau melakukan transfer biasanya juga berbelanja kebutuhan lainnya.
Meski demikian, Dewa menegaskan bahwa bisnis agen pembayaran bukanlah skema keuntungan instan. Keberhasilan agen tetap ditentukan oleh konsistensi dalam menawarkan layanan, menjaga kualitas pelayanan, serta membangun kepercayaan pelanggan.
Menurutnya, kepercayaan menjadi fondasi utama dalam bisnis pembayaran karena pelanggan membutuhkan jaminan bahwa setiap transaksi diproses secara akurat, biaya layanan disampaikan secara transparan, dan setiap kendala dapat ditangani dengan baik.
Membuka Jalan Menjadi Pelaku Usaha Digital
Fastpay juga mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi pengguna layanan digital, tetapi ikut mengambil peran sebagai pelaku usaha dalam ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang.
“Kami ingin mendampingi masyarakat agar tidak hanya menjadi konsumen layanan digital, tetapi juga memiliki kesempatan menjadi pelaku usaha. Ketika seorang agen berkembang secara sehat, manfaatnya dapat dirasakan oleh pemilik usaha, keluarga, pelanggan, dan lingkungan di sekitarnya,” tutup Dewa.
Masyarakat yang ingin memulai usaha agen pembayaran dapat mengunduh aplikasi Fastpay melalui Google Play Store dan memilih paket aktivasi sesuai kebutuhan. Setelah akun aktif, agen dapat langsung melayani kebutuhan transaksi keluarga, tetangga, pelanggan, maupun masyarakat di lingkungan sekitar.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


