Dari Beasiswa, Karier Alumni Universitas Ma Chung Ini Auto On
Tidak semua perjalanan karier dimulai setelah lulus. Felix Adrian Tjokro Atmodjo, alumni Program Studi Computer Science in Artificial Intelligence and Digital Innovation

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Tidak semua perjalanan karier dimulai setelah lulus. Felix Adrian Tjokro Atmodjo, alumni Program Studi Computer Science in Artificial Intelligence and Digital Innovation Universitas Ma Chung, membuktikan bahwa beasiswa bisa menjadi pintu awal untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Yuk, simak perjalanan Adrian berikut ini!
Awal Langkah Menentukan Masa Depan
Adrian memulai perjalanan akademiknya dengan memilih Program Studi Computer Science di Universitas Ma Chung dengan fokus pada data science. Selain mendalami bidang akademik, ia juga aktif terlibat dalam organisasi dan berbagai kegiatan kemahasiswaan.
“Pengalaman berorganisasi di kampus melatih saya dalam berkolaborasi dengan team business untuk perbaikan/enhancement. Skill dalam data science seperti data analysis langsung terpakai, bikin transisi ke dunia kerja lebih lancar,” katanya.
Kesempatan emas pun datang saat Beasiswa Wings Grup Indonesia dibuka. Program beasiswa ini dirancang untuk mempersiapkan generasi masa depan dan hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dari universitas mitra pilihan.
Melihat peluang tersebut, Adrian mengambil kesempatan dan berhasil terpilih sebagai salah satu awardee Beasiswa Wings Grup Indonesia.
Dari Awardee hingga Profesional
Melanjutkan kiprahnya dari program beasiswa, Adrian kini sukses berkarier di Wings Grup Indonesia.
Berkat kompetensi dan keuletannya, ia dipercaya menempati posisi SAP ABAP, dengan tanggung jawab utama meliputi analisis functional specification design dari tim business, pengembangan SAP objects, performance tuning pada custom SAP program, bug fixing, serta dukungan system upgrade dan migration.
“Universitas tidak hanya memberikan dasar yang solid sebagai persiapan menuju dunia kerja, tapi juga membantu mengarahkan karir lewat informasi beasiswa, kesempatan magang dan lowongan pekerjaan. Semua ini menjadi penghubung dari kampus hingga ke posisi saya sekarang sebagai ABAP,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa materinya selama kuliah menjadi bekal penting dalam kariernya saat ini.
“Jurusan Teknik Informatika sangat relevan dengan ABAP. Konsep pemrograman umum dan best practice sangat membantu saya dalam mendesain kode yang efektif dan efisien di SAP, terutama untuk menangani business process yang kompleks dengan volume data yang besar,” ujarnya.
Bekal Penting Menuju Dunia IT
Bagi kalian yang ingin terjun ke dunia IT, berikut beberapa bekal penting dari Adrian yang bisa kalian persiapkan sejak dini:
- Meningkatkan technical skills melalui online course atau sertifikasi untuk menambah kredibilitas
- Membangun portofolio project nyata sebagai bukti kemampuan dan pengalaman
- Mengasah soft skills seperti komunikasi dan kerja sama tim melalui organisasi kampus
- Memanfaatkan informasi magang dan beasiswa sebagai sarana akselerasi karier di perusahaan
Melalui pengalaman Adrian ini, kita belajar bahwa perjalanan karier dapat dimulai sejak masa kuliah dengan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada, termasuk beasiswa, organisasi, dan pengembangan kompetensi diri.
Perjalanan Adrian menjadi bukti bahwa dukungan akademik, pengalaman praktis, serta akses terhadap peluang karier mampu membentuk lulusan yang siap bersaing di dunia profesional.
Hal ini sekaligus menjadi wujud komitmen universitas dalam melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

