Dies Natalis ke-8 dan 2nd Agripolyfest 2026, Polbangtan Malang: Pertanian sebagai Masa Depan
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang resmi membuka rangkaian Dies Natalis ke-8 dan 2nd Agripolyfest 2026.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang resmi membuka rangkaian Dies Natalis ke-8 dan 2nd Agripolyfest 2026 melalui Opening Ceremony yang berlangsung meriah di Lapangan Bundar Kampus 1 Polbangtan Malang, Senin (22/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat inovasi, kolaborasi, serta regenerasi sumber daya manusia pertanian menuju pertanian Indonesia yang modern dan berkelanjutan.
Mengusung tema “Pertanian Adalah Masa Depan: Smart Agriculture, Young Agripreneurs, and Sustainable Agribusiness”, Agripolyfest 2026 menghadirkan tiga bidang kegiatan utama, yaitu keilmuan, kesenian, dan olahraga. Ajang ini diikuti oleh seluruh sivitas akademika, stakeholder, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan Polbangtan/PEPI se-Indonesia dengan jumlah peserta lomba mencapai 883 peserta.
Pembukaan acara berlangsung semarak dan spektakuler dengan berbagai penampilan kreatif dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Polbangtan Malang yang menampilkan keberagaman bakat dan semangat generasi muda pertanian. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Senat Polbangtan Malang, Suhirmanto, bersama Ketua Panitia Penyelenggara, Budi Sawitri, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan dan para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Suhirmanto mewakili Direktur Polbangtan Malang menyampaikan bahwa peringatan Dies Natalis ke-8 yang bertepatan dengan Agripolyfest ke-2 dan Hari Krida Pertanian menjadi pengingat bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis sebagai masa depan bangsa.
"Hari ini Polbangtan Malang memasuki usia ke-8, bertepatan dengan Agripolyfest ke-2 dan Hari Krida Pertanian. Momentum ini mengingatkan kita bahwa pertanian adalah masa depan. Melalui Smart Agriculture dan percepatan regenerasi petani, kita harus mengubah paradigma bahwa pertanian bukan lagi sektor yang kuno dan tertinggal, tetapi menjadi sektor yang modern, inovatif, dan menjanjikan bagi generasi muda," ujar Suhirmanto.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Budi Sawitri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Agripolyfest 2026. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi untuk melahirkan inovasi dan memperkuat jejaring generasi muda pertanian.
"Semoga Agripolyfest 2026 menjadi wadah yang mampu mempererat kolaborasi, mengembangkan potensi generasi muda pertanian, serta melahirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan pertanian Indonesia," ungkap Budi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


