Advertisement
Indonesia Positif

Pakar FK Universitas Ciputra: Olahraga Lepas Hormon Endorfin, Alternatif Sehat Cegah Zat Adiktif

Memperingati Hari Anti Narkoba Sedunia, Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar acara Run and Rave yang memadukan olahraga lari dan musik sebagai kampanye gaya hidup sehat bagi generasi muda.

TIMES Indonesia,
Pakar FK Universitas Ciputra: Olahraga Lepas Hormon Endorfin, Alternatif Sehat Cegah Zat Adiktif
Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Sedunia, Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar kegiatan “Run and Rave”. (FOTO: Humas UC)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SURABAYA Olahraga dinilai memiliki hubungan erat dengan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Menurut dosen Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra (UC) Surabaya yang juga aktif sebagai pelari (runner), dr. Celline Wijaya, aktivitas fisik tersebut memberikan proteksi alami pada tubuh.

“Ketika seseorang rutin berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang membantu meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan memberikan rasa nyaman secara alami," ungkap dr. Celline, Selasa (23/6/2026).

Advertisement

Sensasi positif ini, lanjutnya, sering disebut sebagai runner’s high. Oleh karena itu, olahraga dapat menjadi alternatif yang sehat untuk memperoleh kebahagiaan dan kepuasan tanpa harus mencari pelarian melalui zat adiktif.

Ia menambahkan bahwa aktivitas fisik juga berkontribusi positif terhadap kesehatan mental, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun lingkungan pergaulan yang sehat. Banyak kasus penyalahgunaan narkoba berawal dari tekanan psikologis, rasa kesepian, atau lingkungan yang kurang mendukung.

"Komunitas olahraga justru menawarkan kebalikannya; ada dukungan sosial, tujuan yang jelas, dan kebiasaan hidup sehat yang saling menguatkan. Karena itu, olahraga bukan hanya menjaga tubuh tetap bugar, tetapi juga menjadi salah satu bentuk proteksi terhadap perilaku berisiko,” terangnya.

Bertolak dari urgensi tersebut, dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Sedunia, Universitas Ciputra Surabaya menggelar kegiatan “Run and Rave”. Kegiatan yang menggabungkan olahraga lari dan hiburan musik ini menjadi upaya pihak kampus untuk mengajak sivitas akademika menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kampanye anti narkoba di kalangan generasi muda.

Sebagai bagian dari kampanye, para peserta yang ditunjuk sebagai warriors tidak hanya mengikuti kegiatan lari. Mereka juga membagikan lolipop berstiker dengan tema anti narkoba kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga warga sekitar sebagai bentuk edukasi bahaya narkoba melalui pendekatan interaktif.

Advertisement

Rektor Universitas Ciputra, Prof. Wirawan E.D. Radianto, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia tidak selalu harus dilakukan melalui seminar atau sosialisasi formal, tetapi juga bisa melalui aktivitas positif yang membangun kesehatan fisik dan mental.

“Generasi muda perlu diberikan ruang untuk menyalurkan energi, kreativitas, dan semangat kebersamaan melalui kegiatan yang sehat. Melalui Run and Rave, kami ingin menunjukkan bahwa hidup aktif, produktif, dan menyenangkan dapat dinikmati tanpa ketergantungan pada narkoba,” ujar Prof. Wirawan.

Ia berharap pesan Hari Anti Narkoba Sedunia dapat tersampaikan dengan metode yang lebih dekat dengan keseharian generasi muda guna membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh penampilan DJ Henry, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra yang juga berkarier sebagai DJ profesional. Selama kegiatan berlangsung, Henry ikut berlari sekaligus melakukan live DJ set dari bagian belakang mobil listrik yang berjalan mengikuti peserta, menciptakan suasana run and rave di sepanjang rute lari.

Menurut Henry, olahraga dan musik merupakan kombinasi positif yang sangat dekat dengan anak muda. “Lewat Run and Rave, kami ingin menunjukkan bahwa anak muda bisa bersenang-senang, mengekspresikan diri, dan mendapatkan energi positif dengan cara yang sehat tanpa harus bergantung pada narkoba atau zat adiktif lainnya,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia