Mitos vs Fakta Eksim atau Dermatitis Atopik, Ini Edukasi Penting dari DokterDhelya
Dengan memahami fakta yang benar, penderita dapat mengelola gejalanya dengan lebih baik.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Eksim atau Dermatitis Atopik adalah penyakit kulit yang umum ditemui di tengah masyarakat, Meski demikian terdapat sejumlah mitos yang kadang begitu dipercaya namun belum tentu sesuai faktanya.
Eksim, Antara Mitos vs Fakta
Mitos: Eksim Menular
Fakta: Eksim tidak menular. Anda tidak akan tertular melalui sentuhan, berjabat tangan, atau berbagi barang dengan penderita eksim. Penyakit ini terjadi karena kombinasi faktor genetik, gangguan fungsi sawar kulit, dan sistem imun yang terlalu aktif.
Mitos: Eksim Hanya Terjadi pada Anak-anak
Fakta: Meskipun sering muncul sejak bayi atau masa kanak-kanak, eksim juga dapat bertahan hingga dewasa atau bahkan baru muncul pada usia dewasa.
Mitos: Kulit Kering Menyebabkan Eksim
Fakta: Sebaliknya, kulit kering merupakan salah satu akibat dari gangguan sawar kulit pada penderita eksim. Karena itu, penggunaan pelembap secara rutin sangat penting untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
Mitos: Semua Penderita Eksim Harus Menghindari Banyak Makanan
Fakta: Tidak semua penderita eksim memiliki alergi makanan. Menghindari makanan tanpa alasan yang jelas justru dapat menyebabkan kekurangan nutrisi. Konsultasikan dengan dokter jika dicurigai ada alergi tertentu.
Mitos: Menggaruk Membantu Menyembuhkan Eksim
Fakta: Menggaruk memang terasa melegakan sesaat, tetapi justru memperparah peradangan, merusak kulit, dan meningkatkan risiko infeksi.
Mitos: Eksim Terjadi Karena Kulit Kotor
Fakta: Eksim bukan disebabkan oleh kurang menjaga kebersihan. Bahkan, mandi terlalu lama atau menggunakan sabun yang keras dapat membuat kulit semakin kering dan memperburuk gejala.
Mitos: Eksim Bisa Sembuh Total dengan Satu Produk
Fakta: Hingga saat ini belum ada 'obat ajaib' yang dapat menyembuhkan eksim secara permanen. Pengelolaan eksim memerlukan perawatan kulit yang konsisten dan menghindari faktor pencetus.
Kesimpulan
Eksim bukan penyakit menular dan bukan akibat kulit yang kotor.
Dengan memahami fakta yang benar, penderita dapat mengelola gejalanya dengan lebih baik.
Kunci utama mengendalikan eksim adalah menjaga kelembapan kulit, menghindari pemicu, dan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

