Advertisement
Indonesia Positif

Perkuat Peran Generasi Muda Bangun Desa, Polbangtan Malang Gelar Seminar Nasional Inspiratif

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menggelar seminar nasional yang menghadirkan sejumlah narasumber nasional dari berbagai sektor strategis yang berperan dalam pembangunan desa dan pertanian.

TIMES Indonesia,
Perkuat Peran Generasi Muda Bangun Desa, Polbangtan Malang Gelar Seminar Nasional Inspiratif
Pembicara dalam Seminar Nasional yang digelar Polbangtan Malang. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menggelar Seminar Nasional dan Prosiding bertema “Revitalisasi Desa Mendukung Pertanian Modern dan Berkelanjutan Melalui Peran Strategis Generasi Muda” sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-8 dan 2nd Agripolyfest 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Aula Sasana Giri Sabha Kampus 1 Polbangtan Malang, Kamis (25/6/2026), menghadirkan sejumlah narasumber nasional dari berbagai sektor strategis yang berperan dalam pembangunan desa dan pertanian.

Advertisement

Seminar menghadirkan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Pedesaan, Nugroho Setijo, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Guru Besar Sosiologi Pembangunan Desa Sofyan Sjaf, serta petani milenial sukses Awanda Zidni.

 

Seminar-Polbangtan-Malang
Pembicara dalam Seminar Nasional yang digelar Polbangtan Malang. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan UPT Kementerian Pertanian di Jawa Timur, penyuluh pertanian Jawa Timur,stakeholder, akademisi, serta sivitas akademika Polbangtan Malang.

Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kerja Sama Polbangtan Malang, Eny Wahyuning P., saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya seminar nasional tersebut.

Menurutnya, seminar menjadi ruang akademik yang penting untuk mempertemukan dunia pendidikan vokasi dengan perkembangan kebijakan, inovasi, dan praktik pembangunan pertanian di lapangan.

Advertisement

“Seminar ini menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk menghubungkan pembelajaran di ruang kuliah dengan kebijakan terkini serta berbagai inovasi yang berkembang di masyarakat," ujarnya.

"Melalui forum ini, peserta dapat belajar langsung dari pengalaman daerah dan generasi muda yang berhasil berkontribusi dalam pembangunan desa dan pertanian berkelanjutan,” lanjutnya.

 

Peserta-seminar-nasional-polbangtan-malang
Para peserta Seminar Nasional di Polbangtan Malang. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)

Seminar nasional bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dan pemberdayaan desa sebagai fondasi pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan melalui penguatan desa sebagai pusat produksi pangan, pengembangan sumber daya manusia pertanian, serta penerapan teknologi dan inovasi modern.

Berbagai perspektif yang disampaikan para narasumber menegaskan bahwa revitalisasi desa tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat, pemberdayaan petani muda, serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem pertanian yang produktif, maju, dan berkelanjutan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia