Advertisement
Indonesia Positif

Gandeng Lembaga Internasional, UNISMA Santuni 1.500 Penerima Manfaat

Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim, piatu, yatim piatu, dan dhuafa.

TIMES Indonesia,
Gandeng Lembaga Internasional, UNISMA Santuni 1.500 Penerima Manfaat
UNISMA santuni 1.500 penerima manfaat dalam menyambut Muharram 1448 H. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Dalam menyambut Muharram 1448 H, Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim, piatu, yatim piatu, dan dhuafa yang diselenggarakan di Gedung Bundar Unisma, Kamis (25/6/2026). Pada tahun ini, kegiatan santunan sekitar 1.500 penerima manfaat menjadi istimewa karena turut didukung oleh lembaga internasional asal Inggris, Minhaj Welfare Foundation yang berbasis di Manchester.

Para penerima manfaat dalam santunan Muharram UNISMA. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia
Para penerima manfaat dalam santunan Muharram UNISMA. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia

Rektor Unisma, Prof. Junaidi menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin kampus sebagai bentuk implementasi ajaran Rasulullah SAW untuk berbagi kepada anak yatim di bulan Muharram.

Advertisement

“UNISMA selalu berkomitmen untuk membantu masyarakat melalui kegiatan-kegiatannya. Dan pada Muharram ini kami menggelar santunan anak yatim,” jelasnya dalam sambutan. 

Lanjutnya, pada tahun ini Unisma turut menggandeng Minhaj Welfare Foundation. Kegiatan kolaboratif ini merupakan tindak lanjut atas kunjungan pimpinan Unisma ke Manchester dua pekan lalu. 

Prof. Junaidi pun meminta maaf karena keterbatasan membuat partisipasi lembaga tersebut dilaksanakan melalui daring. Namun, ia tetap optimis bahwa mereka dapat berpartisipasi langsung di masa mendatang.

“Sebenarnya hari ini ada komitmen Minhaj Welfare Foundation, tetapi karena keterbatasan pada kesempatan kali ini, mereka tidak dapat bergabung secara langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Universitas Islam Malang, Prof. Dr. Ir. H. Agus Sugianto, S.P., M.P menyampaikan doa dan harapannya atas penyelenggaraan kegiatan ini oleh Unisma. 

Advertisement

Ia berharap UNISMA terus berkembang menjadi perguruan tinggi unggul yang mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia dan dunia.

“Semoga Unisma menjadi kampus kelas dunia, mampu memberikan perubahan bagi bangsa Indonesia, dan semoga para pemimpin Unisma diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” ucapnya. 

Lebih lanjut, Managing Director Minhaj Welfare Foundation, Faisal Hussain dalam sambutan virtualnya menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menuurtnya, momentum kali ini bermakna karena dapat berbagi kebahagiaan dan dukungan kepada 1.500 penerima manfaat. 

“Today we gather for a deeply meaningful event, the Orphan Charity and Care Program, where we are blessed with the opportunity to share our happiness and support with 1,500 wonderful children.”

Ia menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar agenda berbagi dalam satu hari, melainkan menjadi awal kerja sama strategis antara Minhaj Welfare Foundation dan UNISMA. Lanjutnya, ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut nantinya akan difokuskan pada pengembangan pendidikan, pemberdayaan generasi muda, dan penguatan masyarakat.

Terakhir, ia pun mengapresiasi perpaduan antara kepedulian sosial Minhaj Welfare Foundation dan keunggulan akademik UNISMA dapat menciptakan peluang yang lebih besar bagi anak-anak di Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia